TIMIKA — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika kembali diwarnai karnaval budaya. Setelah sukses menggelar karnaval tingkat pelajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melanjutkannya dengan karnaval budaya tingkat umum yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Sebanyak 30 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi pemerintah, lembaga, organisasi, paguyuban, dunia usaha hingga kelompok masyarakat.
Karnaval tersebut secara resmi dilepas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, dari halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP3, Rabu (12/8/2026).
Dalam sambutannya, Abraham mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak seharusnya sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini lahir dari perjuangan panjang yang tidak mudah. Generasi masa kini wajib mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan dengan mengisinya melalui kerja nyata,” ujar Abraham.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kebersamaan, persatuan dan kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus mendorong seluruh masyarakat Mimika mengambil bagian dalam menciptakan daerah yang aman, maju dan sejahtera.
Abraham menilai karnaval budaya menjadi salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas, keberagaman budaya serta memperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air.
“Karnaval budaya bukan hanya hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mengekspresikan rasa cinta Tanah Air, kreativitas, kebersamaan serta semangat gotong royong,” katanya.
Menurut Abraham, keterlibatan berbagai unsur dalam karnaval menggambarkan wajah Mimika sebagai daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang budaya dan kelompok yang beragam.
Keragaman tersebut, kata dia, bukan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi justru merupakan kekuatan yang harus dirawat melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Di sisi lain, Abraham mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan karnaval untuk tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban lalu lintas, keamanan serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama seluruh rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mimika.
“Semangat persatuan yang kita lihat dalam karnaval ini jangan berhenti ketika kegiatan selesai. Mari kita bawa semangat kebersamaan ini dalam kehidupan sehari-hari dan bersama-sama membangun Mimika,” pungkasnya. (Cr2)







