Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

adminbadge-check


					HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah memanfaatkan momentum puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah untuk meluncurkan program strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Program bertajuk BANGKIT Papua Tengah (Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh) tersebut secara resmi diperkenalkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam perayaan HUT yang berlangsung di Nabire, Rabu (22/7/2026) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa usia empat tahun Provinsi Papua Tengah harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

“Empat tahun bukan sekadar usia yang dirayakan, tetapi menjadi waktu yang tepat untuk melihat apa yang telah kita capai, memperbaiki kekurangan, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Meki.

Program BANGKIT Papua Tengah merupakan kebijakan afirmatif yang difokuskan pada peningkatan kesehatan, pemenuhan gizi, serta perlindungan sosial bagi keluarga Orang Asli Papua. Pada tahap awal, program ini akan menjangkau 1.000 balita OAP di masing-masing Kabupaten Intan Jaya, Puncak Jaya, Paniai, dan Dogiyai. Selanjutnya, cakupan program akan diperluas ke Kabupaten Puncak, Deiyai, Mimika, dan Nabire.

Melalui program tersebut, setiap balita penerima manfaat akan memperoleh bantuan tunai sebesar Rp350.000 per bulan yang disalurkan langsung kepada ibu atau wali perempuan melalui rekening perbankan maupun payment point. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, pembelian makanan pendamping ASI (MPASI), vitamin, hingga mendukung kebutuhan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Menurut Gubernur, program BANGKIT tidak hanya berorientasi pada upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan balita, tetapi juga bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, mendorong konsumsi pangan lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Selain meluncurkan program tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah sejak daerah otonomi baru itu berdiri. Berbagai program telah dilaksanakan di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, penguatan ekonomi masyarakat, konektivitas antarwilayah, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Meski demikian, Meki mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, khususnya dalam pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat di delapan kabupaten di Papua Tengah.

Pada puncak peringatan HUT ke-4 yang dirangkaikan dengan konser rohani dan doa bersama, Gubernur turut mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi mendukung keberlanjutan pembangunan.

“Papua Tengah adalah rumah bersama. Mari kita rawat kebersamaan, mengedepankan dialog, menghargai perbedaan, dan bersama-sama menjaga keamanan agar pembangunan dapat terus berjalan,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk melayani. Karena itu setiap program dan penggunaan anggaran harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama Orang Asli Papua,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan apresiasi kepada para tokoh pejuang pembentukan Provinsi Papua Tengah, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, TNI-Polri, lembaga adat, lembaga keagamaan, dunia usaha, insan pers, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah.

Melalui semangat HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Provinsi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Beton Kampung Kaugapu Rampung, Dandim 1710/Mimika: Jadi Penghubung Mobilitas dan Pendorong Perekonomian Warga

23 Juli 2026 - 06:11 WIB

IMG 20260723 WA0057

Mahasiswa Intan Jaya Gelar Aksi Damai di DPR Papua Tengah, Desak Gubernur dan Ketua MRP Temui Massa

23 Juli 2026 - 05:57 WIB

IMG 20260723 WA0141

Polisi Selidiki Tewasnya Anggota Satgas Damai Cartenz di Yahukimo

23 Juli 2026 - 05:52 WIB

IMG 20260722 WA0021

Kasus Pengeroyokan Perempuan di Mimika Berhasil Diungkap Polisi, Dua Pelaku Telah Diamankan 

23 Juli 2026 - 05:40 WIB

IMG 20260722 WA0029

Bupati Deiyai Serahkan 515 Ekor Bibit Babi Tahap Pertama, Target Tahun Ini 2.500 Ekor

23 Juli 2026 - 05:28 WIB

IMG 20260721 WA0071
Trending di Headline