TIMIKA – Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah tingkat Distrik Mimika Baru sedang melaksanakan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di seluruh kelurahan.
Pemilihan RT ini dinilai sangat penting karena tingginya beban kerja di tiap RT, di mana satu RT bisa menangani hingga ratusan kepala keluarga.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun. Ia menjelaskan saat ini, ada 228 RT di Mimika Baru dan sudah diarahkan melakukan pemilihan ulang RT.
“Di lapangan kami temukan ada RT yang warganya hampir seribu orang. Bagaimana mungkin satu RT bisa mengenal semua warganya dan menjalankan kontrol sosial dengan baik,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (4/5/2026).
Menurut Merlyn, idealnya satu RT terdiri dari 40–100 kepala keluarga (KK). Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan pemekaran RT kepada Bupati Mimika.
Berdasarkan perhitungan kasar, jumlah KK di Mimika Baru diperkirakan mencapai 29.000 hingga 30.000. Dengan jumlah tersebut, RT yang ada saat ini dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan masyarakat secara maksimal.
Karena itu, pemerintah distrik mengusulkan penambahan sekitar 500 RT secara bertahap, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
Ia menegaskan bahwa pemilihan ini bukan bentuk evaluasi, melainkan pembaruan sistem. Lurah juga diberi kewenangan untuk merekomendasikan kembali RT lama yang dinilai masih aktif dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Kalau memang ada RT yang masih aktif dan membantu masyarakat dengan baik, silakan direkomendasikan kembali. Tidak perlu ganti orang baru kalau yang lama sudah bekerja dengan baik,” tutupnya. (Lyddia Bahy).
Sejarah ini sejumlah wilayah seperti Kebun Siri, Timika Jaya, Wanagon, dan Dingo Narama dilaporkan telah atau hampir menyelesaikan proses pemilihan, sementara wilayah lain masih berjalan sambil menunggu dilakukan pemetaan ulang. (Cr2)









