Menu

Mode Gelap
Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk

Headline

Optimalkan Pelayanan, Mimika Baru Gelar Pemilihan RT dan Dorong Pemekaran 

Etty Welerbadge-check


					Optimalkan Pelayanan, Mimika Baru Gelar Pemilihan RT dan Dorong Pemekaran  Perbesar

TIMIKA – Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah tingkat Distrik Mimika Baru sedang melaksanakan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di seluruh kelurahan.

Pemilihan RT ini dinilai sangat penting karena tingginya beban kerja di tiap RT, di mana satu RT bisa menangani hingga ratusan kepala keluarga.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun. Ia menjelaskan saat ini, ada 228 RT di Mimika Baru dan sudah diarahkan melakukan pemilihan ulang RT.

“Di lapangan kami temukan ada RT yang warganya hampir seribu orang. Bagaimana mungkin satu RT bisa mengenal semua warganya dan menjalankan kontrol sosial dengan baik,” ujar Merlyn saat diwawancarai, Senin (4/5/2026).

Menurut Merlyn, idealnya satu RT terdiri dari 40–100 kepala keluarga (KK). Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan pemekaran RT kepada Bupati Mimika.

Berdasarkan perhitungan kasar, jumlah KK di Mimika Baru diperkirakan mencapai 29.000 hingga 30.000. Dengan jumlah tersebut, RT yang ada saat ini dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan masyarakat secara maksimal.

Karena itu, pemerintah distrik mengusulkan penambahan sekitar 500 RT secara bertahap, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Ia menegaskan bahwa pemilihan ini bukan bentuk evaluasi, melainkan pembaruan sistem. Lurah juga diberi kewenangan untuk merekomendasikan kembali RT lama yang dinilai masih aktif dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Kalau memang ada RT yang masih aktif dan membantu masyarakat dengan baik, silakan direkomendasikan kembali. Tidak perlu ganti orang baru kalau yang lama sudah bekerja dengan baik,” tutupnya. (Lyddia Bahy).

Sejarah ini sejumlah wilayah seperti Kebun Siri, Timika Jaya, Wanagon, dan Dingo Narama dilaporkan telah atau hampir menyelesaikan proses pemilihan, sementara wilayah lain masih berjalan sambil menunggu dilakukan pemetaan ulang. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Ujian Sekolah, Ini Moment Pengabdian Terakhir Martinus Boma Jalankan Tugas Sebagai Pengawas Selama 24 Tahun 

6 Mei 2026 - 04:17 WIB

IMG 20260506 WA0080

Bupati Deiyai Dorong Penguatan SDM dari Kampung, Fokus pada PAUD dan Posyandu dalam Raker TP PKK

6 Mei 2026 - 04:10 WIB

IMG 20260506 WA0074

Dokumen Tidak Lengkap, Karantina Papua Tengah Musnahkan Satu Ekor Sapi di Timika 

5 Mei 2026 - 21:32 WIB

IMG 20260506 062854

Disbudpar Dogiyai Dorong Penetapan Cagar Budaya, Targetkan Jadi Pusat Peradaban Suku Mee

5 Mei 2026 - 13:51 WIB

IMG 20260505 WA0258

Ketua KONI Mimika Dorong Pembinaan Pesepakbola Usia Dini

5 Mei 2026 - 13:37 WIB

64f38b97aced4d53b52bdc457c756296
Trending di Headline