DOGIYAI – Momen haru dan penuh makna mewarnai pembukaan Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan secara gabungan oleh tiga sekolah dasar, yakni SD YPPK Timeepa, SD Inpres Megaikebo, dan SD YPPGI Adauwo Distrik Mapia Tengah kabupaten Dogiyai provinsi PapuaTengah, pada Selasa (4/5/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi awal pelaksanaan ujian bagi para siswa, tetapi juga menjadi momen terakhir pengabdian Bapak Martinus Boma, S.Pd sebagai pengawas sekolah di wilayah tersebut sebelum kembali bertugas di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai.
Dalam sambutannya, Martinus Boma menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Tuhan sehingga seluruh peserta dan panitia dapat hadir dalam pembukaan ujian tersebut.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hari ini kita bisa berkumpul dalam acara pembukaan ujian sekolah Tahun Ajaran 2025/2026,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para peserta ujian agar menjalani proses ujian dengan penuh kejujuran, ketenangan, dan ketelitian.
“Jaga kejujuran, karena kejujuran adalah kunci utama kesuksesan. Jangan takut, kerjakan soal dengan tenang dan teliti,” pesannya.
Sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai, Martinus menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur.
“Kami datang untuk menyaksikan langsung pelaksanaan ujian ini. Setiap tahun kami melakukan pengawasan agar ujian berjalan dengan baik, dan saya yakin ketiga sekolah ini mampu melaksanakannya dengan tertib dan lancar,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengenang perjalanan panjang pengabdiannya selama 24 tahun, khususnya di SD YPPGI Adauwo sejak tahun 2001. Menurutnya, waktu tersebut penuh dengan pengalaman, kebersamaan, dan dedikasi dalam membangun pendidikan di wilayah tersebut.
“24 tahun bukan waktu yang singkat. Banyak kenangan bersama bapak/ibu guru dan anak-anak. Saya berharap sekolah-sekolah ini terus menjaga nama baik dan meningkatkan mutu pendidikan,” ungkapnya dengan penuh haru.
Diketahui, Martinus Boma memulai pengabdiannya sebagai guru honorer di SD YPPGI Adauwo sebelum kemudian berproses hingga menjadi pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai.
Mengakhiri sambutannya, ia secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Sekolah Tahun 2026 dengan memohon berkat Tuhan.
“Dengan memohon berkat Tuhan Yang Maha Esa, Ujian Sekolah Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Selamat melaksanakan ujian, Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.
Momen ini menjadi simbol dedikasi panjang seorang pendidik sekaligus tonggak semangat bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih masa depan melalui pendidikan. (MB)









