Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Ketua KONI Mimika Dorong Pembinaan Pesepakbola Usia Dini

Etty Welerbadge-check


					Ketua KONI Mimika Dorong Pembinaan Pesepakbola Usia Dini Perbesar

TIMIKA – Pembinaan atlet usia dini termasuk di cabang sepakbola terus menjadi perhatian serius di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika.

Ketua KONI Mimika, Antonius Kemong, menegaskan kegiatan Grassroot Football Festival 2026 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika dan PSSI Mimika merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi pesepak bola masa depan sejak usia muda.

Menurut Antonius Kemong, pembinaan pemain usia 10 hingga 12 tahun menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sepak bola daerah yang berkelanjutan.

IMG 20260505 WA0232

Ia menyebut, keberhasilan tim besar tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dimulai dari pembinaan di tingkat akar rumput (grassroot).

“Anak-anak usia dini ini adalah masa depan sepak bola Mimika bahkan Indonesia. Jika pembinaan dilakukan dengan baik sejak sekarang, maka ke depan kita akan memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ketua KONI Mimika yang didampingi Sejumlah KONI Mimika, George Deda juga menekankan pembinaan jangka panjang perlu didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah sepak bola (SSB), hingga organisasi olahraga dan tentunya pihak swasta.

“Kolaborasi ini dinilai penting agar program pembinaan dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan,” jelasnya.

Sementara itu George Deda menjelaskan ajang seperti Grassroot Football Festival bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, pembentukan karakter, serta peningkatan keterampilan dasar sepak bola bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar teknik bermain sepak bola, tetapi juga nilai disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas. Ini yang paling penting dalam pembinaan usia dini,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin di Mimika, sehingga mampu menjaring lebih banyak talenta muda berbakat dari berbagai distrik.

Dengan pembinaan yang tepat, Mimika diyakini dapat melahirkan pemain-pemain potensial yang bisa memperkuat tim daerah hingga nasional di masa depan.

Selain itu, George Deda juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung pengembangan sepak bola usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi prestasi olahraga.

“Kalau kita ingin berbicara prestasi di masa depan, maka kita harus mulai dari sekarang. Pembinaan usia dini adalah kunci utama,” tegasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News