Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan

Etty Welerbadge-check


					Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan Perbesar

TIMIKA – Sertu Arifin Cepa salah satu anggota Koramil 1710-04/Tembagapura yang gugur terkena tembakan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Rabu (11/02/2026) kemarin di dekat Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagura sudah dimakamkan di pemakaman keluarga Kamis (12/02/2026).

“Prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,”kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P..

Lanjutnya,”Sementara untuk korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif,”sambung Kapendam.

Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT. Freeport Indonesia (PT FI) pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 15.00 WIT itu pada saat pihak Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.

“Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli,”jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Sertu Arifin Cepa yang merupakan anggota Koramil 1710-04/Tembagapura gugur, sementara Serka Hendrikus yang juga anggota Koramil 1710-04/Tembagapura mengalami luka di bagian wajah. Sedangkan satu orang karyawan Kontraktor KPI PT FI bernama Herman Rustaman mengalami luka di bagian kepala,.

“Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, insiden penyerangan tersebut juga berdampak pada kerusakan di sejumlah bagian kendaraan patroli, serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut,”ungkap Kapendam.

Kapendam menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Tim Jibom Diterjunkan

4 Juni 2026 - 07:38 WIB

IMG 20260604 WA0150

Atasi Maraknya Begal di Timika, Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Anti-Begal

4 Juni 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260604 WA0143

Peredaran Narkoba di Timika Kian Mengkhawatirkan, Polisi: Baru Setengah Tahun Sudah Hampir 1 Kilo Sabu

4 Juni 2026 - 07:26 WIB

IMG 20260604 WA0143

Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah dan Seberat 200 Gram Lebih, Polres Mimima Musnahkan BB 

4 Juni 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260604 WA0129

Tinjau KIPP Papua Tengah, Pemerintah Pusat Puji Kemajuan Infrastruktur Pemerintahan

4 Juni 2026 - 07:03 WIB

IMG 20260604 WA0045
Trending di Headline