Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan

Etty Welerbadge-check


					Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan Perbesar

TIMIKA – Sertu Arifin Cepa salah satu anggota Koramil 1710-04/Tembagapura yang gugur terkena tembakan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Rabu (11/02/2026) kemarin di dekat Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagura sudah dimakamkan di pemakaman keluarga Kamis (12/02/2026).

“Prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,”kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P..

Lanjutnya,”Sementara untuk korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif,”sambung Kapendam.

Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT. Freeport Indonesia (PT FI) pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 15.00 WIT itu pada saat pihak Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.

“Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli,”jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Sertu Arifin Cepa yang merupakan anggota Koramil 1710-04/Tembagapura gugur, sementara Serka Hendrikus yang juga anggota Koramil 1710-04/Tembagapura mengalami luka di bagian wajah. Sedangkan satu orang karyawan Kontraktor KPI PT FI bernama Herman Rustaman mengalami luka di bagian kepala,.

“Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, insiden penyerangan tersebut juga berdampak pada kerusakan di sejumlah bagian kendaraan patroli, serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut,”ungkap Kapendam.

Kapendam menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline