Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan

Etty Welerbadge-check


					Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan Perbesar

TIMIKA – Sertu Arifin Cepa salah satu anggota Koramil 1710-04/Tembagapura yang gugur terkena tembakan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Rabu (11/02/2026) kemarin di dekat Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagura sudah dimakamkan di pemakaman keluarga Kamis (12/02/2026).

“Prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,”kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P..

Lanjutnya,”Sementara untuk korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif,”sambung Kapendam.

Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT. Freeport Indonesia (PT FI) pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 15.00 WIT itu pada saat pihak Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.

“Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli,”jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Sertu Arifin Cepa yang merupakan anggota Koramil 1710-04/Tembagapura gugur, sementara Serka Hendrikus yang juga anggota Koramil 1710-04/Tembagapura mengalami luka di bagian wajah. Sedangkan satu orang karyawan Kontraktor KPI PT FI bernama Herman Rustaman mengalami luka di bagian kepala,.

“Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, insiden penyerangan tersebut juga berdampak pada kerusakan di sejumlah bagian kendaraan patroli, serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut,”ungkap Kapendam.

Kapendam menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Mimika Dorong Kesadaran Masyarakat Patuhi Aturan Kawasan Tanpa Rokok

25 Juli 2026 - 21:37 WIB

IMG 20260725 WA0004

MSG Kembali Dorong Dewan HAM PBB Tindaklanjuti Seruan Kunjungan ke Papua

25 Juli 2026 - 21:31 WIB

IMG 20260725 WA0008

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Curanmor di Timika, Motor Korban Berhasil Diamankan

25 Juli 2026 - 21:28 WIB

IMG 20260725 WA0007

TPNPB Klaim Gelar Upacara Militer dan Serahkan Senjata Rampasan kepada Egianus Kogoya

25 Juli 2026 - 21:23 WIB

IMG 20260725 WA0005

Gegerkan Para Pendulang Emas, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Mile 21 Timika

25 Juli 2026 - 04:21 WIB

IMG 20260725 WA0055
Trending di Headline