Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan

Etty Welerbadge-check


					Sertu Arifin Cepa Yang Gugur Ditembak OPM di MP 50 Dimakamkan Perbesar

TIMIKA – Sertu Arifin Cepa salah satu anggota Koramil 1710-04/Tembagapura yang gugur terkena tembakan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Rabu (11/02/2026) kemarin di dekat Rest Area MP 50, PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagura sudah dimakamkan di pemakaman keluarga Kamis (12/02/2026).

“Prajurit yang gugur telah dimakamkan pada pukul 12.30 WIT di Timika dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,”kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P..

Lanjutnya,”Sementara untuk korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif,”sambung Kapendam.

Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan bahwa aksi teror terhadap masyarakat dan karyawan PT. Freeport Indonesia (PT FI) pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 15.00 WIT itu pada saat pihak Koramil 1710-04/Tembagapura melaksanakan patroli rutin.

“Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli,”jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Sertu Arifin Cepa yang merupakan anggota Koramil 1710-04/Tembagapura gugur, sementara Serka Hendrikus yang juga anggota Koramil 1710-04/Tembagapura mengalami luka di bagian wajah. Sedangkan satu orang karyawan Kontraktor KPI PT FI bernama Herman Rustaman mengalami luka di bagian kepala,.

“Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, insiden penyerangan tersebut juga berdampak pada kerusakan di sejumlah bagian kendaraan patroli, serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengevaluasi kejadian tersebut,”ungkap Kapendam.

Kapendam menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih juga terus melakukan langkah-langkah koordinatif dan terukur guna memastikan situasi tetap kondusif, sekaligus mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline