DEIYAI — Capaian akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deiyai dan 10 puskesmas mendapat apresiasi dari Pengurus Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik Kabupaten Deiyai.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Deiyai, Ruben Mote, S.IP., melalui keterangan yang diterima Sinar Bemo, Kamis (20/8/2026).
Ruben mengatakan, keberhasilan fasilitas kesehatan di Kabupaten Deiyai memperoleh akreditasi merupakan capaian positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil penilaian tim asesor dan surveior, RSUD Deiyai memperoleh akreditasi tingkat Madya. Sementara Puskesmas Waghete berhasil meraih tingkat Utama.
Lima puskesmas lainnya, yakni Puskesmas Tigi, Gakokebo, Kokobaya, Damabagata, dan Tenedagi, memperoleh akreditasi tingkat Madya. Sedangkan Puskesmas Wagoman, Ayatei, Kapiraya, dan Bouwobado mendapatkan akreditasi tingkat Dasar.
“Dengan adanya akreditasi ini, kami berharap ke depan pelayanan kesehatan di Deiyai semakin baik sehingga masyarakat tidak perlu selalu keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Ruben.
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sangat penting mengingat masih terdapat masyarakat Deiyai yang harus dirujuk ke Kabupaten Paniai maupun daerah lainnya untuk memperoleh pelayanan tertentu.
Karena itu, Ruben berharap capaian akreditasi tidak berhenti pada perolehan predikat semata. Pemerintah daerah bersama jajaran Dinas Kesehatan dan tenaga medis perlu memastikan standar yang telah dicapai dapat diterapkan secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik dan tepat. Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai, khususnya Dinas Kesehatan, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras,” ujarnya.
Selain mempertahankan standar akreditasi, Pemuda Katolik Deiyai mendorong pemerintah untuk terus memperhatikan kebutuhan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, ketersediaan obat-obatan, serta sistem pelayanan yang profesional.
Menurut Ruben, keberhasilan akreditasi merupakan kebanggaan bersama, bukan hanya bagi pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat Kabupaten Deiyai.
Ia berharap peningkatan mutu fasilitas kesehatan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD dan puskesmas yang ada di daerah.
“Jangan sampai akreditasi menjadi akhir dari pembenahan. Justru ini harus menjadi awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemuda Katolik Deiyai pun menyatakan akan terus mendukung berbagai upaya positif pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang aman, bermutu, profesional, dan mudah dijangkau. (SK)






