Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Simon Mote: Sukarelawan Berperan Penting dalam Rehabilitasi Rumah Korban Bencana

Etty Welerbadge-check


					Simon Mote: Sukarelawan Berperan Penting dalam Rehabilitasi Rumah Korban Bencana Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga sukarelawan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Standar Teknis Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah bagi Masyarakat dan Sukarelawan Tanggap Bencana yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, Simon Mote, di Aula Sekretariat DPRD Kabupaten Deiyai, Jumat (14/8/2026).

Dalam sambutannya, Simon Mote yang mewakili Bupati Deiyai menegaskan bahwa pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga sukarelawan yang memiliki keterampilan di bidang penanganan bencana, terutama dalam penyediaan dan rehabilitasi rumah bagi masyarakat terdampak.

IMG 20260814 WA0017

Menurutnya, bencana alam sering kali mengakibatkan kerusakan infrastruktur, termasuk rumah warga. Karena itu, keberadaan sukarelawan yang memiliki kemampuan teknis sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan.

Ia mengatakan bahwa peserta akan memperoleh berbagai materi terkait teknik pembangunan rumah yang aman, layak huni, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pelatihan ini merupakan amanah dari Bupati Deiyai agar para sukarelawan memiliki keterampilan yang memadai dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” kata Simon Mote.

Ia menjelaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, Dinas Kesehatan berperan dalam pelayanan kesehatan, Dinas Pertanian bertugas menjamin ketersediaan pangan, sementara instansi lainnya memiliki tanggung jawab sesuai dengan bidang masing-masing.

IMG 20260814 WA0016

Simon Mote mencontohkan, ketika terjadi banjir atau tanah longsor yang mengakibatkan rumah warga rusak atau hanyut, tenaga sukarelawan yang telah mendapatkan pelatihan akan lebih siap dalam membangun tenda darurat, menyiapkan hunian sementara, hingga melakukan rehabilitasi rumah.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap dapat menciptakan tenaga sukarelawan yang terampil, tanggap, dan siap membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat akibat bencana. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ekspor Kepiting Bakau Papua Tengah Capai Rp1,7 Miliar, Naik 41,67 Persen

14 Agustus 2026 - 16:05 WIB

IMG 20260814 WA0033

Dorong Layanan Kesehatan Berkualitas, Pemkab Mimika Kaji Penerapan BLUD di Tujuh Puskesmas

14 Agustus 2026 - 16:01 WIB

IMG 20260814 WA0023

Hari Juang Polri, Polres Mimika Buka Kesempatan Anak Jadi Kapolres Sehari

14 Agustus 2026 - 15:03 WIB

IMG 20260814 WA0014

Panitia HUT RI ke-81, Distrik Mimika Barat Tengah Sukses Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar

14 Agustus 2026 - 12:46 WIB

IMG 20260814 214517

Goldstone FC Juara Pangkoops Cup 2026, Taklukkan RB26 FC dengan Skor 6-3

14 Agustus 2026 - 12:17 WIB

IMG 20260814 211446
Trending di Headline