Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Ekspor Kepiting Bakau Papua Tengah Capai Rp1,7 Miliar, Naik 41,67 Persen

Etty Welerbadge-check


					Ekspor Kepiting Bakau Papua Tengah Capai Rp1,7 Miliar, Naik 41,67 Persen Perbesar

TIMIKA – Ekspor kepiting bakau Papua Tengah terus menunjukkan tren positif. Hingga semester I 2026, nilai ekspornya mencapai sekitar Rp1,7 miliar, atau naik 41,67 persen dibandingkan sepanjang 2025.

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengungkapkan capaian tersebut dalam Webseries Go Ekspor #5 bertajuk “Kepiting Bakau Papua Tengah Tembus Pasar Ekspor” yang digelar secara hybrid, Kamis (13/8/2026).

Anton mengatakan, sepanjang 2025, ekspor kepiting bakau yang difasilitasi Karantina Papua Tengah mencapai sekitar 23 ton dengan nilai Rp1,2 miliar ke Malaysia dan Singapura. Sementara pada Januari-Juni 2026, volumenya mencapai 22 ton dengan nilai sekitar Rp1,7 miliar.

“Peningkatan nilai ekspor sebesar 41,67 persen ini menunjukkan bahwa kepiting bakau Papua Tengah memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai komoditas ekspor unggulan,” ujar Anton.

Menurutnya, Karantina Papua Tengah berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui fasilitasi ekspor sekaligus memastikan komoditas perikanan memenuhi persyaratan kesehatan, mutu, keamanan, dan ketentuan negara tujuan.

IMG 20260814 WA0030

Data Karantina Papua Tengah juga menunjukkan kepiting bakau menjadi komoditas perikanan dengan volume lalu lintas tertinggi. Sepanjang Januari-Juni 2026, dari total 1,17 juta kilogram tiga komoditas perikanan yang diawasi, kepiting bakau menyumbang 661.843 kilogram atau 56,5 persen.

Sementara itu, Direktur PT Atlas Agung Abadi Sumaryono mengatakan pasar ekspor menawarkan peluang ekonomi yang besar karena harga dan permintaannya relatif lebih tinggi dibandingkan pasar domestik.

Perusahaannya telah mengekspor kepiting bakau dan berbagai komoditas perikanan ke sejumlah negara, antara lain Singapura, Malaysia, Hong Kong, Vietnam, Thailand, Arab Saudi, dan China.

Menurut Sumaryono, ekspor langsung dari daerah penghasil juga dapat menekan biaya logistik sekitar Rp10.000-Rp15.000 per kilogram. Karena itu, ia mendorong nelayan dan UMKM lokal memanfaatkan peluang ekspor dengan tetap memenuhi ketentuan karantina.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Tengah Carlos Matuan mengatakan pengembangan kepiting bakau harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan ekosistem.

“Ekspor meningkat, nelayan sejahtera, UMKM berkembang, sumber daya tetap lestari. Itu prinsip yang terus kami pegang,” kata Carlos.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memperkuat sinergi dengan Karantina, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah kabupaten, nelayan, UMKM, dan dunia usaha untuk membangun rantai pasok kepiting bakau yang berkualitas dan berorientasi ekspor tanpa mengabaikan kelestarian mangrove sebagai habitat kepiting.

Melalui program Go Ekspor, Karantina Papua Tengah terus mendorong pengembangan komoditas lokal agar mampu memenuhi standar pasar internasional sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085

KPU Mimika Tunggu Revisi UU Pemilu, Pendidikan Pemilih Terus Berjalan

24 Oktober 2026 - 11:05 WIB

IMG 20261024 WA0083

HUT IDI ke-76, Pelkesi Bagikan Kacamata Baca Gratis ke Warga 

24 Oktober 2026 - 11:01 WIB

IMG 20261024 WA0081

IDI Kabupaten Mimika Gelar Baksos Kesehatan Gratis di PKM Mapurujaya

24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

IMG 20261024 WA0079
Trending di Headline