TIMIKA – Ada cara unik yang dilakukan Polres Mimika dalam memperingati Hari Juang Polri 2026. Melalui lomba “Andai Sa Kapolres”, anak-anak usia 6 hingga 10 tahun di Mimika berkesempatan merasakan pengalaman menjadi Kapolres Mimika selama satu hari.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan, lomba tersebut dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan cita-cita sekaligus membangun kedekatan antara Polri dengan generasi muda.
“Kita buat lomba ini dengan hadiah yang unik, yaitu menjadi Kapolres selama satu hari. Nanti akan ada tiga pemenang yang akan memakai seragam, mendapat fasilitas dan beraktivitas seperti saya selama satu hari,” ujar Alredo di Mimika, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, peringatan Hari Juang Polri yang diperingati setiap 21 Agustus menjadi momentum untuk mengenang semangat pengabdian anggota Polri kepada bangsa dan negara.
Peringatan tersebut, kata Alredo, tidak hanya menjadi refleksi bagi insan Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.
Ia berharap lomba “Andai Sa Kapolres” dapat mendorong anak-anak Mimika untuk berani bermimpi dan memiliki cita-cita tinggi.
“Jadi kalau bermimpi jangan tanggung, bermimpilah setinggi-tingginya supaya kita punya motivasi untuk lebih maju. Dalam hal ini saya ingin mendengar keluguan anak-anak mengenai apa yang mereka ingin lakukan kalau dia menjadi seorang Kapolres,” tuturnya.
Cara Ikut Lomba
Ketua Panitia Lomba “Andai Sa Kapolres”, Iptu Hempy Ona, menjelaskan pendaftaran lomba dibuka mulai 14 hingga 19 Agustus 2026. Peserta merupakan anak berusia 6 sampai 10 tahun yang berdomisili di Mimika.
Peserta cukup membuat video pendek yang berisi gagasan atau hal yang akan dilakukan apabila mereka menjadi Kapolres. Video tersebut kemudian diunggah melalui akun media sosial masing-masing orang tua dengan menyertakan tagar #andaisakapolres #humaspolresmimika dan #harijuangpolri, serta menautkan akun Humas Polres Mimika.
“Caranya cukup buat video pendek yang di dalamnya sampaikan apa yang kamu mau lakukan apabila menjadi Kapolres. Lalu unggah video di akun media sosial masing-masing dengan tagar yang telah ditentukan,” jelas Hempy.
Ia menambahkan, penggunaan akun media sosial orang tua dimaksudkan agar orang tua dapat sekaligus mendampingi anak apabila nantinya terpilih sebagai pemenang.
Dalam lomba tersebut, akan dipilih tiga orang pemenang. Mereka nantinya akan mendapatkan kesempatan mengenakan seragam kepolisian, mengikuti sejumlah aktivitas dan merasakan pengalaman sebagai Kapolres Mimika selama satu hari.
Penilaian peserta akan dilakukan oleh dua orang juri, yakni Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak dan seorang penggiat media sosial.
Melalui kegiatan ini, Polres Mimika berharap anak-anak tidak hanya mengenal tugas kepolisian, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab dan keberanian untuk menyampaikan gagasan sejak dini. (IT)







