Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Festival UMKM Mimika 2026 Ditutup, Perputaran Ekonomi Capai Rp670,7 Juta

Etty Welerbadge-check


					Festival UMKM Mimika 2026 Ditutup, Perputaran Ekonomi Capai Rp670,7 Juta Perbesar

TIMIKA — Festival UMKM Mimika 2026 resmi ditutup Pemerintah Kabupaten Mimika setelah berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026, di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Timika.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu melibatkan sebanyak 125 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan beragam produk lokal unggulan Mimika.

Berbagai produk ditampilkan, mulai dari kuliner khas Papua, kerajinan noken dan ukiran, aksesori, hingga kopi lokal. Kehadiran ratusan produk tersebut tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki pelaku usaha di Mimika.

Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Yohana Paliling, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM Mimika selaku panitia, para pelaku UMKM, perbankan, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival.

Menurutnya, Festival UMKM Mimika menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi yang masih dapat dikembangkan agar semakin kompetitif.

Namun, Yohana menegaskan, berakhirnya festival bukan berarti berakhir pula proses pengembangan usaha. Sebaliknya, kegiatan tersebut harus menjadi titik awal bagi pelaku UMKM untuk membawa hasil yang telah diperoleh selama festival menuju usaha yang lebih konsisten dan berkelanjutan.

“Saya berharap, para pelaku UMKM tidak berhenti berkarya. Teruslah menjaga kepercayaan konsumen. Jangan takut untuk belajar dan berubah. Dunia usaha terus berkembang, selera konsumen berubah, dan persaingan semakin terbuka,” ujar Yohana saat menutup Festival UMKM Mimika 2026.

Ia juga berharap semangat yang dibangun melalui festival tersebut terus dipelihara, terutama dalam momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Yohana, pembangunan ekonomi masyarakat tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan angka, tetapi juga tentang bagaimana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperoleh ruang dalam menjalankan usaha.

“Melalui penguatan usaha masyarakat, kita sesungguhnya sedang membangun kemandirian setiap usaha untuk bertumbuh. Setiap produk yang berhasil dipasarkan dan setiap tenaga kerja yang mendapatkan kesempatan bekerja merupakan bagian dari proses membangun Mimika yang lebih kuat,” terangnya.

Perputaran Ekonomi Meningkat

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan para pelaku usaha yang mengikuti festival tidak sekadar datang untuk berjualan. Mereka juga membawa kreativitas dan inovasi sebagai bagian dari upaya bersama membangun perekonomian daerah.

Ia menyebut Festival UMKM Mimika menjadi ruang yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal dan mampu bersaing di pasar.

Dari pelaksanaan festival tahun ini, tercatat perputaran ekonomi mencapai Rp670.759.500. Angka tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp550 juta.

Yogi menilai peningkatan tersebut menunjukkan adanya geliat ekonomi yang semakin positif di kalangan pelaku UMKM.

“Di balik angka tersebut ada keringat para pelaku UMKM, ada kreativitas, keberanian berusaha, dan keluarga yang menggantungkan harapan terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Selain pameran produk UMKM, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan untuk memeriahkan festival. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan panggung hiburan yang menghadirkan sejumlah artis lokal dan menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir.

Festival UMKM Mimika 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang berkelanjutan untuk memperkuat promosi produk lokal, memperluas pasar, serta mendorong pelaku UMKM naik kelas dan semakin mandiri. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline