Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Festival UMKM Mimika 2026 Ditutup, Perputaran Ekonomi Capai Rp670,7 Juta

Etty Welerbadge-check


					Festival UMKM Mimika 2026 Ditutup, Perputaran Ekonomi Capai Rp670,7 Juta Perbesar

TIMIKA — Festival UMKM Mimika 2026 resmi ditutup Pemerintah Kabupaten Mimika setelah berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026, di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Timika.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu melibatkan sebanyak 125 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan beragam produk lokal unggulan Mimika.

Berbagai produk ditampilkan, mulai dari kuliner khas Papua, kerajinan noken dan ukiran, aksesori, hingga kopi lokal. Kehadiran ratusan produk tersebut tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki pelaku usaha di Mimika.

Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Yohana Paliling, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM Mimika selaku panitia, para pelaku UMKM, perbankan, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival.

Menurutnya, Festival UMKM Mimika menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi yang masih dapat dikembangkan agar semakin kompetitif.

Namun, Yohana menegaskan, berakhirnya festival bukan berarti berakhir pula proses pengembangan usaha. Sebaliknya, kegiatan tersebut harus menjadi titik awal bagi pelaku UMKM untuk membawa hasil yang telah diperoleh selama festival menuju usaha yang lebih konsisten dan berkelanjutan.

“Saya berharap, para pelaku UMKM tidak berhenti berkarya. Teruslah menjaga kepercayaan konsumen. Jangan takut untuk belajar dan berubah. Dunia usaha terus berkembang, selera konsumen berubah, dan persaingan semakin terbuka,” ujar Yohana saat menutup Festival UMKM Mimika 2026.

Ia juga berharap semangat yang dibangun melalui festival tersebut terus dipelihara, terutama dalam momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut Yohana, pembangunan ekonomi masyarakat tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan angka, tetapi juga tentang bagaimana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperoleh ruang dalam menjalankan usaha.

“Melalui penguatan usaha masyarakat, kita sesungguhnya sedang membangun kemandirian setiap usaha untuk bertumbuh. Setiap produk yang berhasil dipasarkan dan setiap tenaga kerja yang mendapatkan kesempatan bekerja merupakan bagian dari proses membangun Mimika yang lebih kuat,” terangnya.

Perputaran Ekonomi Meningkat

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan para pelaku usaha yang mengikuti festival tidak sekadar datang untuk berjualan. Mereka juga membawa kreativitas dan inovasi sebagai bagian dari upaya bersama membangun perekonomian daerah.

Ia menyebut Festival UMKM Mimika menjadi ruang yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal dan mampu bersaing di pasar.

Dari pelaksanaan festival tahun ini, tercatat perputaran ekonomi mencapai Rp670.759.500. Angka tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp550 juta.

Yogi menilai peningkatan tersebut menunjukkan adanya geliat ekonomi yang semakin positif di kalangan pelaku UMKM.

“Di balik angka tersebut ada keringat para pelaku UMKM, ada kreativitas, keberanian berusaha, dan keluarga yang menggantungkan harapan terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Selain pameran produk UMKM, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan untuk memeriahkan festival. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan panggung hiburan yang menghadirkan sejumlah artis lokal dan menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir.

Festival UMKM Mimika 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang berkelanjutan untuk memperkuat promosi produk lokal, memperluas pasar, serta mendorong pelaku UMKM naik kelas dan semakin mandiri. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

John Gobai: Raperdasi Masyarakat Adat Penting untuk Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Hak Adat di Papua Tengah

12 Agustus 2026 - 14:18 WIB

IMG 20260812 WA0143

Prof. Djohermansyah: Otsus Jilid II Harus Lebih Berhasil, Kunci Utama Ada pada Kepemimpinan dan Integritas Birokrasi

12 Agustus 2026 - 14:08 WIB

IMG 20260812 WA0142

Bupati Deiyai Tekankan Proses dan Kelengkapan Dokumen dalam MCSP Risk Based Surveillance 2026

12 Agustus 2026 - 13:43 WIB

IMG 20260812 WA0129

Bahas Raperda Perumda Air Minum dan Limbah Domestik, Pemkab Mimika Targetkan Kelembagaan Terbentuk 2026

12 Agustus 2026 - 11:42 WIB

IMG 20260812 WA0063

Perkuat Penerapan Program AMAN Kemenag di Madrasah dan Pesantren, Realisasikan Ruang Aman dan Nyaman di Lembaga Pendidikan Keagamaan

12 Agustus 2026 - 08:18 WIB

IMG 20260812 WA0047
Trending di Headline