TIMIKA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Tengah mendorong Polres Mimika untuk meningkatkan patroli gabungan dan menggelar sweeping terhadap kepemilikan senjata tajam sebagai langkah antisipasi meningkatnya kasus kriminalitas di Kabupaten Mimika.
Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yosep Temorubun
menyatakan, tren tindak kejahatan di Mimika dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan peningkatan yang berdampak pada rasa aman masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu direspons melalui langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang tegas.
Menurutnya, patroli besar-besaran perlu dilakukan untuk mengungkap berbagai kasus kejahatan yang belakangan semakin marak. Ia juga mendukung penuh Polres Mimika bersama jajaran dalam melaksanakan patroli gabungan disertai sweeping terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi adanya warga yang membawa senjata tajam.
YLBH Papua Tengah menilai, apabila dalam operasi tersebut ditemukan masyarakat yang membawa senjata tajam dan terbukti melanggar ketentuan hukum atau digunakan untuk melakukan tindak kejahatan, maka aparat penegak hukum perlu memprosesnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia mengingatkan bahwa beberapa tahun lalu kepolisian rutin melaksanakan operasi serupa sehingga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam dapat diproses secara hukum. Namun, kegiatan tersebut belakangan dinilai tidak lagi berjalan secara maksimal.
Lebih lanjut, meningkatnya eskalasi tindak kriminal disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bahkan, tren kejahatan dinilai terus mengalami peningkatan sehingga menjadi tantangan bagi Kapolres Mimika yang baru untuk memperkuat langkah-langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan kejahatan, YLBH Papua Tengah berharap Polres Mimika dapat mengintensifkan patroli keamanan, melakukan sweeping senjata tajam secara terukur, serta menindak tegas setiap pelaku yang terbukti menggunakan senjata tajam untuk melakukan tindak pidana.
Menurut YLBH Papua Tengah, langkah tersebut penting dilakukan demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif sehingga aktivitas warga di Kabupaten Mimika dapat berjalan dengan aman dan nyaman. (IT)







