Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Kapolres Mimika Tegaskan Kejar Pelaku Pembunuhan Brutal di Kwamki Narama, Minta Warga Tidak Balas Dendam

Etty Welerbadge-check


					Kapolres Mimika Tegaskan Kejar Pelaku Pembunuhan Brutal di Kwamki Narama, Minta Warga Tidak Balas Dendam Perbesar

TIMIKA – Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menegaskan komitmennya untuk memburu dan menangkap seluruh pelaku pembunuhan yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (1/8/2026) malam.

Dalam konferensi pers di Mako Polres Mimika, Mile 32, Minggu (2/8/2026), Alredo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang menurutnya dilakukan secara sangat brutal.

“Saya tidak negosiasi. Saya akan tangkap pelakunya. Saya tidak ada toleransi terhadap masalah pembunuhan. Tidak ada alasan apa pun,” tegas Alredo.

Kapolres mengungkapkan, dari kondisi korban yang ditemukan di lokasi, tindakan pelaku menunjukkan tingkat kekerasan yang sangat tinggi.

“Kalau melihat kondisi korbannya, dibunuh dengan sangat keji. Tubuh korban terkena puluhan anak panah. Itu menunjukkan adanya tindakan yang sangat brutal dan saya tidak akan mentoleransi perbuatan seperti ini. Semua pelaku akan kami tangkap,” ujarnya.

Di tengah proses penyelidikan, Alredo meminta keluarga korban maupun masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam ataupun main hakim sendiri. Menurutnya, konflik berkepanjangan antarkelompok tidak akan pernah selesai apabila terus dibalas dengan kekerasan.

“Saya minta masyarakat dari pihak korban jangan mengambil tindakan sendiri. Sudah terlalu lama konflik seperti ini terjadi. Percayakan proses hukum kepada kami, polisi,” katanya.

Ia menegaskan, penegakan hukum merupakan kewenangan aparat kepolisian sehingga masyarakat tidak perlu mengambil tindakan di luar hukum.

“Kalian tidak usah bertindak sendiri. Kami yang akan menangkap pelakunya. Tidak ada main hakim sendiri. Ini negara hukum,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Menurutnya, alasan adat ataupun kebiasaan tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan kekerasan.

“Kalau kita ingin maju, kita harus mengikuti aturan hukum. Tidak ada alasan bahwa kekerasan dibenarkan karena adat atau kebiasaan. Kekerasan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun,” ujarnya.

Alredo berharap masyarakat mulai meninggalkan budaya kekerasan dan mengedepankan penyelesaian sengketa melalui jalur hukum demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Mimika.

“Saya selaku Kapolres tegaskan sekali lagi, saya akan menangkap seluruh pelaku pembunuhan tersebut,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Tawuran Anak-anak, Polisi Amankan Meriam Spiritus di Komplek Nawaripi Dalam

19 Oktober 2026 - 09:01 WIB

IMG 20261019 WA0028

DPMPTSP Mimika Bahas Pendelegasian Kewenangan Perizinan dan Strategi Investasi 2026

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

IMG 20261019 160308

Jadi Tuan Rumah Konferensi Kota Toleransi Ke-II Tingkat Nasional, Wabup Emanuel Kemong Minta Panitia Aktif dan Bertanggung Jawab 

19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

IMG 20261019 WA0020

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Pesan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026 - 06:50 WIB

IMG 20261019 154245

Meki Nawipa Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran Papua Tengah

19 Oktober 2026 - 06:19 WIB

IMG 20261019 WA0010
Trending di Headline