Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

USWIM Nabire Bekali dan Lepas 174 Peserta KKN Angkatan XLIII, Fokus Penataan Kampus dan Pengabdian Berdampak

Etty Welerbadge-check


					USWIM Nabire Bekali dan Lepas 174 Peserta KKN Angkatan XLIII, Fokus Penataan Kampus dan Pengabdian Berdampak Perbesar

NABIRE – Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menggelar kegiatan pembekalan dan pelepasan 174 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XLIII Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Ir. Estepanus L.S. Tumbal, M.Si., yang mewakili Rektor USWIM Nabire. Turut hadir Kepala LPPM, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, para dekan dari enam fakultas, yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Teknik dan Sains (FATEKSA), Fakultas Peternakan, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Hukum sebagai fakultas baru, bersama para ketua program studi, dosen, dan seluruh peserta KKN.

IMG 20260731 WA0319

Pelaksanaan KKN Angkatan XLIII ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Rektor USWIM periode 2025–2029, yakni menjadi perguruan tinggi unggul dan rujukan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan humaniora melalui pendidikan berkualitas, penelitian inovatif, pengabdian kepada masyarakat yang berdampak, tata kelola profesional, serta pengembangan kerja sama yang luas.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USWIM Nabire, Dr. Ch. M. Lewerissa, S.Sos., S.Pd., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 174 mahasiswa mengikuti KKN tahun ini.

Peserta berasal dari berbagai program studi, yaitu Administrasi Negara sebanyak 16 orang, Bisnis 7 orang, Ilmu Pemerintahan 37 orang, Informatika 58 orang, Teknik Industri 6 orang, Peternakan 17 orang, Agribisnis 11 orang, Agroteknologi 3 orang, Budidaya Perairan 8 orang, serta Manajemen Sumber Daya Perairan 11 orang. Sementara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan PGSD belum mengirimkan peserta pada angkatan ini.

IMG 20260731 WA0318

Menurut Lewerissa, seluruh peserta dibagi ke dalam empat kelompok besar yang masing-masing beranggotakan sekitar 43 hingga 44 mahasiswa.

“Program KKN tahun ini difokuskan pada kegiatan penataan lingkungan kampus, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, termasuk pembersihan, pembangunan taman, tempat santai mahasiswa, serta penataan berbagai fasilitas kampus, termasuk mendukung keberadaan Fakultas Hukum yang baru,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN berlangsung mulai 3 Agustus hingga 3 September 2026. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti apel pagi setiap hari, melaksanakan program sesuai pembagian kelompok, menyusun laporan kegiatan, serta mempresentasikan hasil KKN dalam seminar yang dijadwalkan pada 3 September 2026 sebelum penutupan kegiatan.

Sementara itu, Wakil Rektor I USWIM Nabire Ir. Estepanus L.S. Tumbal, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Rektor USWIM belum dapat hadir. Saat ini rektor masih berada di luar daerah untuk menyelesaikan studi doktoralnya dan dijadwalkan kembali ke Nabire setelah menyelesaikan tahapan akademik.

Ia mengatakan, pada perencanaan awal KKN akan dilaksanakan di luar kampus. Namun, mempertimbangkan kondisi dan situasi di beberapa wilayah, pihak universitas melalui LPPM memutuskan pelaksanaan KKN tahun ini dipusatkan di lingkungan kampus.

IMG 20260731 WA0316

Menurutnya, keputusan tersebut tidak mengurangi makna pengabdian kepada masyarakat. Justru mahasiswa diajak membangun kepedulian terhadap lingkungan kampus yang menjadi wajah perguruan tinggi terbesar di Papua Tengah.

“KKN bukan sekadar untuk memperoleh nilai atau memenuhi syarat kelulusan. Yang paling penting adalah membentuk kepedulian, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan jumlah mahasiswa setiap tahun terus meningkat, sementara berbagai fasilitas kampus masih memerlukan pembenahan, terlebih setelah beberapa fasilitas penting seperti ruang kuliah dan perpustakaan pernah mengalami musibah kebakaran.

Karena itu, menurutnya, keterlibatan mahasiswa melalui KKN menjadi bagian penting dalam mempercantik, menata, dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kampus sehingga memberikan kesan positif bagi mahasiswa maupun masyarakat yang berkunjung.

Estepanus juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, menjaga kerja sama dalam kelompok, serta menghasilkan program yang benar-benar memberi manfaat.

“Kampus harus menjadi kampus yang berdampak, dan mahasiswa juga harus menjadi mahasiswa yang berdampak. Apa yang kita kerjakan harus memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Estepanus secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Angkatan XLIII Tahun Akademik 2025/2026, seraya berharap seluruh peserta dapat menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari visi Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerindra Mimika Desak Pemkab Percepat Infrastruktur Pegunungan dan Perluas Pelatihan OAP

31 Juli 2026 - 13:10 WIB

IMG 20260731 WA0033

Fraksi Demokrat DPRK Mimika Minta Dana Otsus Lebih Transparan, Soroti Serapan Anggaran dan Status Plt Pejabat

31 Juli 2026 - 13:00 WIB

IMG 20260731 WA0061

Fraksi PDIP Nilai LKPJ 2025 Jadi Evaluasi Penting, Minta Pemkab Mimika Benahi Tata Kelola dan Pelayanan Publik

31 Juli 2026 - 12:55 WIB

IMG 20260731 WA0024

Fraksi Golkar Desak Evaluasi OPD Penyebab SILPA Rp1,1 Triliun, Soroti RSUD hingga Pembangunan Kampung Banti

31 Juli 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260731 WA0016

Fraksi PKB DPRK Mimika Minta Bupati Beri Teguran Keras Kepada OPD Penyebab SILPA dan Lambat Serap Anggaran

31 Juli 2026 - 12:39 WIB

IMG 20260731 WA0017
Trending di Headline