Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Fraksi Golkar Desak Evaluasi OPD Penyebab SILPA Rp1,1 Triliun, Soroti RSUD hingga Pembangunan Kampung Banti

Etty Welerbadge-check


					Fraksi Golkar Desak Evaluasi OPD Penyebab SILPA Rp1,1 Triliun, Soroti RSUD hingga Pembangunan Kampung Banti Perbesar

TIMIKA – Fraksi Partai Golkar DPRK Mimika mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan evaluasi menyeluruh terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai menjadi penyebab tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp1,1 triliun.

Desakan itu disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRK Mimika, H. Iwan Anwar dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang II DPRK Mimika, Kamis (30/7/2026) malan, saat menyampaikan pandangan akhir fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mimika Tahun Anggaran 2025.

Iwan mengatakan Fraksi Golkar mengapresiasi realisasi pendapatan daerah yang mencapai 98,23 persen. Namun capaian tersebut dinilai belum sejalan dengan kualitas penyerapan anggaran di sejumlah OPD sehingga menghasilkan SILPA yang sangat besar.

“Keberhasilan meningkatkan pendapatan harus diikuti kemampuan membelanjakan anggaran secara tepat sasaran, tepat waktu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jika perlu dilakukan evaluasi serius terhadap pejabat OPD yang menjadi penyebab tingginya SILPA agar tidak mengganggu pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika,” ujarnya.

Fraksi Golkar meminta pemerintah memperbaiki perencanaan berbasis kinerja, mempercepat proses tender sejak awal tahun anggaran, memperkuat pengawasan melalui Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta memastikan setiap belanja daerah benar-benar berorientasi pada hasil yang dirasakan masyarakat.

Selain persoalan keuangan daerah, Fraksi Golkar juga menilai pemerintah perlu menyusun strategi jangka menengah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi aset daerah, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi, serta menciptakan iklim investasi yang sehat tanpa membebani masyarakat.

Di sektor pendidikan, Fraksi Golkar menyoroti rendahnya realisasi anggaran yang hanya mencapai 59,06 persen, meskipun capaian program dilaporkan sebesar 98,52 persen. Kondisi itu dinilai perlu dievaluasi agar anggaran pendidikan benar-benar berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan, pemerataan guru, pembangunan sekolah, hingga akses pendidikan di wilayah pedalaman, pesisir, dan pegunungan.

Sementara di bidang kesehatan, Fraksi Golkar meminta pemerintah memperkuat pemerataan tenaga medis, meningkatkan kualitas pelayanan RSUD dan puskesmas, menjamin ketersediaan obat-obatan, serta memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Fraksi Golkar juga memberikan perhatian terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur. Beberapa usulan prioritas yang diminta segera direalisasikan yakni percepatan pembangunan Jembatan Hokitaba, pembangunan kembali SD-SMP Kampung Banti, peningkatan fasilitas Lapangan Terbang Arwanop, serta pembangunan sarana ibadah dan fasilitas sosial di wilayah yang masih tertinggal.

Selain itu, Fraksi Golkar meminta Pemerintah Kabupaten Mimika mempercepat penyelesaian penegasan batas wilayah dengan daerah tetangga agar memberikan kepastian hukum, mendukung perencanaan pembangunan, sekaligus mencegah potensi konflik di kemudian hari.

Dalam bidang keamanan, Fraksi Golkar mendorong pemerintah daerah meningkatkan dukungan kepada Polres Mimika melalui penyediaan kendaraan patroli, peralatan komunikasi, dan sarana operasional lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah. Menurut fraksi tersebut, luas wilayah Mimika membutuhkan dukungan operasional yang memadai agar pelayanan keamanan menjangkau distrik-distrik yang sulit diakses.

Fraksi Golkar turut menyoroti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dinilai sebagai kebutuhan mendesak masyarakat. Namun Iwan mengingatkan agar seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan, profesional, serta didahului komunikasi dan koordinasi yang baik dengan DPRK karena menyangkut kebijakan strategis dan pembiayaan daerah dalam jangka panjang.

Tidak hanya itu, pihaknya merekomendasikan Bupati Mimika mempertimbangkan pengangkatan Plt Sekretaris DPRK Mimika Sriyanti Ramping sebagai Sekretaris DPRK definitif apabila telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan perundang-undangan. Menurut Fraksi Golkar, selama menjabat sebagai pelaksana tugas, Sriyanti dinilai mampu menjaga stabilitas pelayanan kelembagaan DPRK dan mendukung seluruh agenda persidangan secara efektif.

Pada akhir pandangannya, Fraksi Golkar menyatakan menerima LKPJ Bupati Mimika Tahun Anggaran 2025 serta menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Meski demikian, Fraksi Golkar menegaskan seluruh rekomendasi DPRK harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama evaluasi terhadap OPD dengan serapan anggaran rendah, agar pengelolaan APBD ke depan lebih efektif, akuntabel, dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat Mimika. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Dogiyai Resmi Buka Sosialisasi Manajemen Talenta, e-Kinerja, dan Digitalisasi Kepegawaian

1 Agustus 2026 - 07:57 WIB

IMG 20260801 WA0044

Kesra Mimika Salurkan Dana Hibah ke 170 Rumah Ibadah, Penerima Wajib Tertib LPJ

1 Agustus 2026 - 07:50 WIB

IMG 20260801 WA0144

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

1 Agustus 2026 - 07:45 WIB

IMG 20260801 WA0058

Bappenas: Usulan Infrastruktur Papua Tak Cukup Sekadar Diajukan, Daerah Harus Siapkan Dokumen Teknis

1 Agustus 2026 - 01:42 WIB

IMG 20260731 WA0052

SMP dan SMAN 5 Sentra Pendidikan Lolos ke Perempat Final, Bidik Gelar Juara di Ajang Multi dan Single Event 2026

1 Agustus 2026 - 01:36 WIB

IMG 20260801 103150
Trending di Headline