TIMIKA – Memasuki paruh kedua tahun anggaran 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika diminta untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat pelaksanaan program kerja. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat memimpin apel pegawai, Senin (8/6/2026).
Bupati menekankan pentingnya mempercepat realisasi belanja modal dan belanja jasa agar seluruh target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dari data yang dievaluasi, realisasi belanja jasa tercatat cukup baik dengan capaian sekitar 50 persen. Namun, kondisi berbeda terlihat pada belanja modal yang masih jauh dari target yang diharapkan.
“Kendala teknis dan administratif sering menjadi penghambat utama. Selain itu, masih ditemukan sikap saling menunggu hingga alasan keterbatasan sumber daya yang membuat pelaksanaan kegiatan berjalan lambat,” ungkap Johannes.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menyelesaikan tahapan persiapan agar proses pengadaan barang dan jasa dapat segera dilaksanakan.
“Saya berharap dalam laporan minggu ini, banyak pekerjaan yang sudah masuk tahap tender. Begitu juga dengan pekerjaan yang menggunakan mekanisme penunjukan langsung, masih banyak yang belum berjalan padahal waktunya terus berjalan,” tegasnya.
Menyikapi kenaikan harga barang yang sedang ditinjau pemerintah, Bupati mengingatkan agar hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan. Peninjauan ulang anggaran dan harga harus dilakukan secara cepat dan efisien, tidak berlarut-larut berbulan-bulan.
“Review boleh dilakukan, tapi harus cepat. Jangan sampai proses evaluasi malah membuat pekerjaan terhenti. Kita harus tetap bergerak,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Bupati menegaskan bahwa kinerja ASN sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Semua program yang direncanakan harus diselesaikan tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh warga Mimika. (Cr2)







