Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Sterilkan Lokasi Ledakan di Biak, Potongan Tubuh Manusia Kembali Ditemukan

Etty Welerbadge-check


					Sterilkan Lokasi Ledakan di Biak, Potongan Tubuh Manusia Kembali Ditemukan Perbesar

TIMIKA (​Jayapura) – Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan instansi terkait berhasil menuntaskan sterilisasi area ring satu hingga 100 persen di lokasi ledakan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor. Ledakan dahsyat tersebut diduga kuat berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II.

Memasuki hari keenam (H+6) pasca-insiden yang terjadi pada 31 Mei 2026 lalu, area utama kini dinyatakan aman dari potensi ancaman ledakan susulan. Meski demikian, garis polisi masih terpasang erat dan warga dilarang keras mendekat.

​Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memaksimalkan pencarian korban dan mengungkap kronologi serta penyebab pasti peristiwa tersebut.

​”Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam konferensi pers.

Pada pencarian terbaru, Tim Basarnas bersama personel gabungan kembali menemukan 17 potongan bagian tubuh di sekitar titik nol ledakan. Seluruh temuan ini langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua.

​Hingga saat ini, Tim DVI telah memeriksa total 34 potongan jaringan tubuh dan berhasil mengambil enam sampel DNA postmortem. Sampel tersebut kini telah dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri di Jakarta untuk proses identifikasi ilmiah.

​Selain properti korban seperti Kartu Keluarga atas nama Luther Raubabah, ponsel, dan barang elektronik, tim penyeledik juga mengamankan sejumlah barang bukti penting di lapangan,

Sedangkan itu Kasi Ops Basarnas Kabupaten Biak Numfor, Andarias Alik, S.E., menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sebenarnya telah dijadwalkan memasuki tahap akhir. Namun, pihak Basarnas membuka peluang perpanjangan waktu operasi jika ada permintaan khusus.

“Apabila terdapat pertimbangan dari pemerintah daerah maupun pihak keluarga korban, operasi pencarian masih dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Andarias.

​Sementara itu, untuk penanganan korban selamat, pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan seluruh korban luka saat ini sudah diperbolehkan rawat jalan dan terus mendapatkan pendampingan intensif melalui posko darurat yang telah disediakan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes, DPMK dan UNICEF Bentuk Kampung Tangguh Malaria untuk Percepat Eliminasi Malaria di Mimika

14 Juli 2026 - 13:51 WIB

IMG 20260714 WA0253

Pemprov Papua Tengah Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPR atas LKPJ Kepala Daerah

14 Juli 2026 - 13:43 WIB

IMG 20260714 WA0246

Satu Tahun Kepemimpinan Rektor Tekege, USWIM Perkuat Tata Kelola, Digitalisasi Akademik, dan Produktivitas Riset

14 Juli 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260714 WA0206

Dekranasda Deiyai Bawa Pulang Piagam Penghargaan dari Pameran Nasional HUT Dekranas ke-46

14 Juli 2026 - 13:28 WIB

IMG 20260714 WA0185

Pembukaan Turnamen Futsal HUT RI ke-81 Deiyai Digelar Besok, ASN Diajak Ramaikan Kegiatan

14 Juli 2026 - 13:23 WIB

IMG 20260714 WA0182
Trending di Headline