Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Hari Ke-6 Ops Sikat Cartenz 2026: Buron Kasus Perampokan Rp10 Juta di Jayapura Selatan Akhirnya Diringkus Polisi

Etty Welerbadge-check


					Hari Ke-6 Ops Sikat Cartenz 2026: Buron Kasus Perampokan Rp10 Juta di Jayapura Selatan Akhirnya Diringkus Polisi Perbesar

TIMIKA (Jayapura) – Pelarian seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) berakhir di tangan hukum.

Pada hari keenam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua yang tergabung dalam Satgas Gakkum berhasil meringkus buron tersebut di kawasan Distrik Jayapura Selatan.

Dari keterangan yang diberikan kepada awak media, penangkapan terjadi pada Sabtu (6/6/2026) kemarin sekitar pukul 15.20 WIT di Jalan Argapura, tepatnya di depan Kios Riska Samira. Pelaku yang sudah lama diincar ini diamankan tanpa perlawanan oleh petugas di lapangan.

Kasatgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026, Kompol I Dewa Gde Ditya Kusuma, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kasus yang menjerat pelaku ini terjadi pada 2 Maret 2026 silam sekitar pukul 19.00 WIT.

“Saat itu korban sedang memarkirkan sepeda motornya di depan sebuah kios di kawasan Argapura. Pelaku bersama rekan-rekannya kemudian mendatangi korban dan meminta sejumlah uang,” ujar Kompol Dewa.

Karena permintaannya ditolak, para pelaku naik pitam dan melakukan tindakan kekerasan secara brutal. Korban dipukul berulang kali pada bagian kepala.

Tidak berhenti di situ, para pelaku juga merampas tas milik korban yang berisi: uang tunai sebesar Rp10 juta, ​satu unit telepon genggam (handphone) dan sejumlah dokumen penting.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penangkapan DPO ini merupakan bukti nyata komitmen Polda Papua dalam memberantas tindak pidana konvensional yang meresahkan masyarakat.

“Operasi Sikat Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada pengungkapan kasus baru, tetapi juga memastikan para pelaku yang masih buron dapat segera ditangkap dan diproses hukum. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku kejahatan,” tegas Kombes Pol. Parasian.

​Saat ini, pelaku telah dibawa ke ruang pemeriksaan Subdit III Jatanras Polda Papua untuk proses hukum lebih lanjut sebelum diserahkan secara resmi kepada penyidik Polsek Jayapura Selatan. Polisi juga masih melakukan pengembangan intensif guna mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam jaringan ini. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Timika, Kepala Basarnas Cek Kesiapan Kantor SAR Hadapi Potensi Kedaruratan

31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

20261030

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

31 Oktober 2026 - 12:21 WIB

IMG 20261031 WA0018

Papua Tengah Usulkan Ambulans Darat, Kemenkes Respons dengan Rencana Helikopter Medis

31 Oktober 2026 - 12:16 WIB

IMG 20261031 WA0017

Kementerian Kesehatan Respons Usulan Rehabilitasi 54 Puskesmas di Papua Tengah

31 Oktober 2026 - 12:06 WIB

IMG 20261031 WA0016

Papua Tengah Siapkan Lahan 20 Hektare, Rumah Sakit Besar Ditargetkan Dibangun 2027

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

IMG 20261031 WA0015
Trending di Headline