Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Menolak Antar ke Logpon, Sopir Kontainer Jadi Korban Amuk Pelajar

Etty Welerbadge-check


					Menolak Antar ke Logpon, Sopir Kontainer Jadi Korban Amuk Pelajar Perbesar

TIMIKA – Seorang sopir mobil kontainer bersama rekannya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pelajar SMK di Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Senin (4/5/2026) kemarin.

Peristiwa itu terjadi di perempatan Jalan Logpon-Timika sekitar pukul 12.45 WIT. Insiden bermula saat mobil kontainer yang dikemudikan DYR (44) bersama rekannya DL (30) melaju dari arah Poumako menuju Timika.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, Selasa (5/5)2026) saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menerangkan kejadian berawal ketika korban bersama rekannya saat tiba di lokasi, sejumlah pelajar menghadang kendaraan tersebut dan meminta untuk diantar ke Logpon. Namun, permintaan itu ditolak oleh sopir karena sedang dalam perjalanan mengantar rekannya yang sakit malaria ke Puskesmas Mapurujaya.

“Karena sopir menolak, terjadi adu mulut yang kemudian berujung pada aksi pelemparan terhadap mobil,” jelas Kapolsek.

Hal tersebut membuat sopir turun dari kendaraan dan berupaya melindungi diri menggunakan slang. Namun sejumlah pelajar justru melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong dan batu, hingga menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.

Polisi menyebut, sebagian pelajar yang terlibat diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.

“Jumlahnya sekitar 20 orang. Ada yang mabuk, tapi tidak semuanya,” tambahnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat Polsek Mimika Timur langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi serta mengumpulkan barang bukti. Hingga kini, satu orang pelajar telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan.

Selain menyebabkan korban luka, aksi tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada mobil kontainer, terutama pada bagian kaca yang pecah akibat lemparan batu. Kendaraan tersebut kini diamankan di Mapolsek sebagai barang bukti.

Polisi berencana mempertemukan kedua pihak pada Kamis mendatang dengan menghadirkan orang tua serta pihak sekolah guna menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Kami minta semua pihak hadir agar bisa dimediasi dengan baik,” tutup Kapolsek. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Tahun Perjuangan, SD Negeri Waneuwo di Dogiyai Diresmikan

11 Oktober 2026 - 09:21 WIB

IMG 20261011 WA0044

Debit Air Mulai Surut, Polda Papua Tetap Siaga di Kawasan Pasar Youtefa

11 Oktober 2026 - 09:12 WIB

IMG 20261011 WA0031

Setelah 10 Tahun Pembangunan, Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP 2 Mimika Siap Diresmikan

11 Oktober 2026 - 08:48 WIB

IMG 20261011 WA0034

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025
Trending di Headline