Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Pemprov Papua Tengah Gelar Musrenbang Otsus dan RKPD 2027, Fokus Penguatan Ekonomi Lokal

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Gelar Musrenbang Otsus dan RKPD 2027, Fokus Penguatan Ekonomi Lokal Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (30/4/2026) ini mengusung tema “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah.”

IMG 20260428 WA0053

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah, khususnya yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus.

“Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan program prioritas pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat adat, pemuda, perempuan, dan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penggunaan Dana Otonomi Khusus harus difokuskan pada program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Selain itu, Musrenbang RKPD Tahun 2027 juga diarahkan untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan kebijakan nasional, menyempurnakan rancangan RKPD, serta mengintegrasikan usulan kabupaten ke dalam program prioritas provinsi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta yang berasal dari delapan kabupaten di Papua Tengah, yakni Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya. Peserta terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga adat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, akademisi, mitra pembangunan, hingga media.

IMG 20260428 WA0048

Dalam forum tersebut, masing-masing kabupaten diberikan kesempatan untuk menyampaikan 10 usulan program prioritas, yang disesuaikan dengan visi dan misi Gubernur Papua Tengah, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.

Sejumlah narasumber turut dihadirkan untuk memperkaya pembahasan, di antaranya perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Tengah, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), serta akademisi dan mitra pembangunan lainnya.

IMG 20260428 WA0049

Menurut Eliezer, keterlibatan Ketua KPA dalam forum ini menjadi penting mengingat adanya persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian serius dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menariknya, dalam pelaksanaan kegiatan ini, seluruh kebutuhan konsumsi dan logistik disediakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Papua Tengah, sebagai bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Dana Otonomi Khusus.

Selain itu, nuansa budaya lokal turut mewarnai kegiatan melalui penampilan tarian daerah Papua oleh sanggar seni lokal, yang mencerminkan identitas dan semangat kebersamaan masyarakat Papua Tengah.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan tahun 2027 yang lebih terarah, responsif, dan inklusif, serta memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal tata kelola Dana Otonomi Khusus secara transparan dan akuntabel.

Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Soroti Absennya MRP, Gubernur Tegaskan: “Jangan Hanya Terima Gaji Otsus, Tapi Tidak Kawal”

28 April 2026 - 07:12 WIB

IMG 20260428 WA0054

Modus “Tempel” Marak, 11 Pelaku Narkoba Diciduk Polres Mimika dalam 4 Bulan

28 April 2026 - 06:53 WIB

IMG 20260428 WA0040

IPN–PTFI Luluskan 11 Pemuda Kamoro, Siap Jadi Tenaga Profesional di Sektor Hospitality

28 April 2026 - 06:46 WIB

IMG 20260428 154328

Perjuangan di Tengah Keterbatasan: Listrik dan Internet Tak Stabil, Siswa SD Negeri Amamapare Tetap Ikuti TKA

28 April 2026 - 01:35 WIB

IMG 20260428 WA0036

Pemda Deiyai Latih Warga Produksi Pupuk Organik hingga Teknik Panen, Dorong Kemandirian Pangan

27 April 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260427 WA0091
Trending di Headline