Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

IPN–PTFI Luluskan 11 Pemuda Kamoro, Siap Jadi Tenaga Profesional di Sektor Hospitality

Etty Welerbadge-check


					IPN–PTFI Luluskan 11 Pemuda Kamoro, Siap Jadi Tenaga Profesional di Sektor Hospitality Perbesar

TIMIKA – Institute Pertambangan Nemangkawi (IPN) PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi meluluskan 11 pemuda asli Papua dalam Program Apprentice Hospitality. Wisuda angkatan pertama ini digelar di Aula IPN, Timika, Senin (27/4/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat adat Kamoro agar memiliki kompetensi dan daya saing di sektor pariwisata dan perhotelan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Nemangkawi dan LPK PUMS Timika.

IMG 20260428 WA0065

Kepala LPK PUMS Timika sekaligus pengajar, Chef Janus Haruman, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia (SDM) lokal di industri hospitality di Timika, khususnya bagi masyarakat yang terdampak pembangunan di wilayah port site.

“Program ini membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah agar mampu bersaing dan tidak tergerus oleh tenaga kerja dari luar Papua,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung selama tiga bulan, terdiri dari satu bulan pembelajaran teori dan praktik, serta dua bulan On-the-Job Training (OJT) di lapangan. Materi yang diberikan mencakup pelayanan (service), dapur (kitchen), keamanan pangan (food safety), housekeeping, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta personal hygiene.

Head of Pangansari Institute Jakarta, Moh Darwis, menyebutkan bahwa program ini akan diikuti total 35 peserta secara bertahap. Untuk batch pertama, sebanyak 11 peserta dinyatakan lulus dan langsung diserap bekerja di PT Pangansari Utama.

 

LPK PUMS sendiri merupakan lembaga pelatihan yang berafiliasi dengan Pangansari Institute Jakarta, dengan cakupan pelatihan di berbagai wilayah seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah daerah di Jakarta dan Jawa Barat.

Keunggulan program ini terletak pada sertifikasi yang diperoleh peserta. Setiap lulusan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui secara nasional hingga tingkat ASEAN, sehingga membuka peluang kerja lebih luas, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

 

Penyelenggara menilai lulusan batch pertama memiliki kompetensi di atas rata-rata, disiplin, dan semangat belajar tinggi. Peserta yang lulus juga didominasi usia produktif, yakni antara 19 hingga 31 tahun.

“Dari 15 peserta yang mengikuti seleksi akhir, 11 dinyatakan lulus. Peserta yang belum lolos akan digantikan pada batch berikutnya dengan seleksi ketat berdasarkan absensi dan performa,” tambah Chef Janus.

Program ini akan terus berlanjut. Batch kedua dijadwalkan dimulai pada 28 April 2026 dengan 15 peserta, disusul batch ketiga yang akan diikuti 10 peserta.

Ke depan, program juga direncanakan membuka pelatihan keahlian baru seperti barista dan bartender untuk memperluas peluang kerja di sektor hospitality.

Penyelenggara turut mengajak pelaku usaha perhotelan, restoran, dan kafe di Timika untuk berpartisipasi menyerap tenaga kerja lulusan program ini.

Program Apprentice Hospitality diharapkan tidak hanya menjadi pelatihan kerja, tetapi juga model tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor pariwisata. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline