NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memimpin Apel Gabungan ASN dan Non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, pada pukul 08.00 WIT.
Dalam arahannya di hadapan para asisten, staf ahli gubernur, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator dan pengawas, serta seluruh ASN dan tenaga honorer, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya disiplin kerja, percepatan pelaksanaan program, dan optimalisasi penyerapan anggaran demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mengawali sambutannya, Deinas Geley mengajak seluruh peserta apel untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat mengikuti apel gabungan dalam keadaan baik.

Menurutnya, apel gabungan merupakan bagian penting untuk memperkuat disiplin, menyatukan komitmen kerja, serta memastikan seluruh tugas pemerintahan dan pelayanan publik berjalan secara optimal.
Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam arahannya adalah penyelesaian usulan program prioritas tahun 2027 dan laporan inovasi gubernur serta wakil gubernur. Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah menyelesaikan dokumen perencanaan tersebut.
“Usulan program prioritas dan laporan inovasi menjadi bagian penting dalam mendukung arah pembangunan daerah yang lebih terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Deinas.
Ia menegaskan bahwa setiap perangkat daerah tidak hanya dituntut menyelesaikan dokumen administrasi, tetapi juga memastikan program dan inovasi yang diusulkan dapat direalisasikan secara efektif dalam pelaksanaan pemerintahan.
Selain itu, Wakil Gubernur menyoroti rendahnya tingkat penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang saat ini baru mencapai sekitar 20 persen. Kondisi tersebut dinilai harus menjadi perhatian serius seluruh pimpinan perangkat daerah.
Ia meminta setiap OPD segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab masing-masing, sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan administratif, teknis, maupun koordinasi yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan program.
“Percepatan penyerapan anggaran harus dilakukan secara tertib sesuai ketentuan dan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan kegiatan. Kita tidak boleh membiarkan pekerjaan menumpuk di akhir tahun,” tegasnya.
Dalam bidang pengelolaan keuangan daerah, Deinas juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memperhatikan pengelolaan Uang Persediaan (UP). Ia menegaskan bahwa minimal UP harus sudah dipertanggungjawabkan dan digunakan sebanyak empat kali sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan dan tertib administrasi keuangan.
Menurutnya, kepala perangkat daerah, pejabat pengelola keuangan, bendahara, dan seluruh jajaran terkait harus memperkuat koordinasi agar tidak terjadi hambatan kegiatan akibat keterlambatan administrasi maupun lemahnya pengawasan internal.
“Pengelolaan keuangan harus dilakukan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyinggung pelaksanaan Piala Dunia yang saat ini tengah berlangsung dan menjadi perhatian masyarakat luas. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh ASN dan tenaga honorer tetap mengutamakan disiplin kerja dan pelayanan publik.
Menurutnya, aktivitas menonton maupun mengikuti perkembangan pertandingan tidak boleh mengganggu jam kerja, kehadiran pegawai, penyelesaian tugas, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“ASN harus tetap hadir tepat waktu, menjalankan tugas sesuai tanggung jawab, dan menjaga profesionalitas dalam bekerja. Pelayanan publik tidak boleh terganggu karena masyarakat tetap membutuhkan kehadiran pemerintah yang responsif, cepat, ramah, dan mampu memberikan solusi,” ujarnya.
Menutup arahannya, Deinas Geley mengajak seluruh ASN dan tenaga honorer untuk terus menjaga semangat kerja, loyalitas, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Ia berharap setiap perangkat daerah semakin memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan program, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan demi terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Papua Tengah.
“Mari kita jadikan apel gabungan ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih tertib, lebih cepat, dan lebih bertanggung jawab demi kemajuan Papua Tengah,” pungkasnya. (MB)








