Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Senator Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Obat-obatan ke Dinkes Kabupaten Paniai

Etty Welerbadge-check


					Senator Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Obat-obatan ke Dinkes Kabupaten Paniai Perbesar

PANIAI — Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Wilhelmus Pigai menyalurkan bantuan obat-obatan untuk Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang menjadi mitra kerja Komite III DPD RI, dan disalurkan.

Penyerahan tahap pertama dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, berupa tiga karton obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan obat di wilayah Kabupaten Paniai, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan.

IMG 20260317 WA0075

Wilhelmus Pigai menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui DPD RI terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah, khususnya di Papua Tengah.

“Bantuan obat-obatan ini diharapkan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kekurangan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Farialice Y. Tatogo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPD RI Bapak Wilhelmus Pigai yang telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI sebagai mitra Komite III DPD RI dalam menyalurkan bantuan ini. Obat-obatan ini sangat bermanfaat bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Paniai,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Kementerian Kesehatan RI, dan DPD RI dapat terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan obat-obatan di daerah.
Senada dengan itu, Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Beny Degei, juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Paniai masih mengalami kekurangan berbagai jenis obat, termasuk obat program seperti kusta, kesehatan gigi, HIV, serta obat-obatan lainnya.

“Kami akan terus membangun komunikasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan DPD RI, khususnya Bapak Wilhelmus Pigai, agar kebutuhan obat-obatan di Kabupaten Paniai dapat terpenuhi,” jelasnya.

Ia juga berharap aspirasi dari daerah dapat terus dikawal dan disampaikan ke pemerintah pusat, sehingga distribusi obat-obatan ke Kabupaten Paniai dapat berjalan lebih lancar.

Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai sendiri telah menyusun dan mengajukan surat permintaan obat-obatan kepada Kementerian Kesehatan RI serta Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, berdasarkan jenis penyakit yang banyak diderita masyarakat.

Bantuan obat-obatan tersebut selanjutnya akan didistribusikan dan dimanfaatkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Paniai guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (CR3)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

26 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260826 WA0003

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

26 Agustus 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260825 WA0011

Sejarah Baru Di Paniai: DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Pelantikan Dan Rakerda Perdana 

25 Agustus 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260825 WA0010

Kasus Penganiayaan di Depan Pondok Amor, Polisi Masih Dalami Pelaku

25 Agustus 2026 - 10:12 WIB

IMG 20260825 WA0006
Trending di Headline