Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

Etty Welerbadge-check


					Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako Perbesar

TIMIKA — Dugaan pengiriman minuman keras (miras) lokal ke wilayah Timika dan Kabupaten Asmat terbongkar saat aparat gabungan melakukan razia terhadap penumpang KM Leuser yang tiba di Dermaga Pomako dari Tual, Selasa (25/8/2026).

Dalam razia tersebut, aparat berhasil mengamankan sebanyak 288 liter miras lokal jenis sopi/CT yang dikemas menggunakan plastik dan botol air mineral. Barang bukti tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bertuan dan diduga disembunyikan di antara hasil bumi yang dibawa para penumpang.

Razia dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Teguh Krisandi Fardha, S.Tr.K., M.H., yang melibatkan personel Lanal Timika dan Sat Polairud Polres Mimika.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Kapolsek dalam memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan sekaligus menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang bersumber dari peredaran miras di wilayah pesisir.

“Kegiatan razia ini kami lakukan dengan menggandeng stakeholder terkait Lanal Timika dan Sat Polairud Polres Mimika sebagai bentuk soliditas dan sinergitas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah pesisir,” ujar Iptu Teguh.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 856 penumpang turun di Dermaga Pomako, sebanyak 268 penumpang merupakan penumpang lanjutan, sedangkan 48 orang naik dari Timika.

Pemeriksaan difokuskan terhadap penumpang yang turun dari KM Leuser, terutama mereka yang dicurigai membawa barang ilegal berupa miras lokal yang diduga akan diedarkan di wilayah Timika.

Petugas mendapati adanya modus penyamaran dengan mencampurkan miras ke dalam barang bawaan berupa hasil bumi. Miras dikemas menggunakan plastik maupun botol air mineral dan diselipkan di antara bahan makanan agar tidak mudah terdeteksi saat pemeriksaan.

Dari hasil razia, sebanyak 288 liter miras lokal berhasil diamankan. Hingga saat ini, belum diketahui siapa pemilik barang tersebut karena seluruh barang bukti yang ditemukan tidak bertuan.

Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa miras tersebut diduga tidak hanya akan diedarkan di Timika, tetapi juga berpotensi dikirim ke Agast, Kabupaten Asmat.

“Kami berhasil mengamankan 288 liter minuman keras lokal tak bertuan. Barang bukti tersebut kami amankan guna proses lebih lanjut dan akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui para pelakunya,” tegas Iptu Teguh.

Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya bersama dengan stakeholder terkait untuk meminimalisir peredaran miras lokal maupun aktivitas lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah pesisir.

Ia juga mengimbau masyarakat dan para penumpang agar ikut berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas dengan melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran miras lokal.

“Peran masyarakat sangat penting dalam membantu pihak keamanan mencegah peredaran miras karena hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.

Saat ini, 288 liter miras lokal tersebut telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sementara aparat masih berupaya mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengiriman miras tersebut. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Papua Tengah Ukir Sejarah, Pelantikan Perdana Digelar di Paniai

26 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IMG 20260826 WA0008

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

26 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260826 WA0003

Sejarah Baru Di Paniai: DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Pelantikan Dan Rakerda Perdana 

25 Agustus 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260825 WA0010

Kasus Penganiayaan di Depan Pondok Amor, Polisi Masih Dalami Pelaku

25 Agustus 2026 - 10:12 WIB

IMG 20260825 WA0006
Trending di Headline