Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

Etty Welerbadge-check


					Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako Perbesar

TIMIKA — Dugaan pengiriman minuman keras (miras) lokal ke wilayah Timika dan Kabupaten Asmat terbongkar saat aparat gabungan melakukan razia terhadap penumpang KM Leuser yang tiba di Dermaga Pomako dari Tual, Selasa (25/8/2026).

Dalam razia tersebut, aparat berhasil mengamankan sebanyak 288 liter miras lokal jenis sopi/CT yang dikemas menggunakan plastik dan botol air mineral. Barang bukti tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bertuan dan diduga disembunyikan di antara hasil bumi yang dibawa para penumpang.

Razia dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Teguh Krisandi Fardha, S.Tr.K., M.H., yang melibatkan personel Lanal Timika dan Sat Polairud Polres Mimika.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Kapolsek dalam memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan sekaligus menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang bersumber dari peredaran miras di wilayah pesisir.

“Kegiatan razia ini kami lakukan dengan menggandeng stakeholder terkait Lanal Timika dan Sat Polairud Polres Mimika sebagai bentuk soliditas dan sinergitas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah pesisir,” ujar Iptu Teguh.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 856 penumpang turun di Dermaga Pomako, sebanyak 268 penumpang merupakan penumpang lanjutan, sedangkan 48 orang naik dari Timika.

Pemeriksaan difokuskan terhadap penumpang yang turun dari KM Leuser, terutama mereka yang dicurigai membawa barang ilegal berupa miras lokal yang diduga akan diedarkan di wilayah Timika.

Petugas mendapati adanya modus penyamaran dengan mencampurkan miras ke dalam barang bawaan berupa hasil bumi. Miras dikemas menggunakan plastik maupun botol air mineral dan diselipkan di antara bahan makanan agar tidak mudah terdeteksi saat pemeriksaan.

Dari hasil razia, sebanyak 288 liter miras lokal berhasil diamankan. Hingga saat ini, belum diketahui siapa pemilik barang tersebut karena seluruh barang bukti yang ditemukan tidak bertuan.

Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa miras tersebut diduga tidak hanya akan diedarkan di Timika, tetapi juga berpotensi dikirim ke Agast, Kabupaten Asmat.

“Kami berhasil mengamankan 288 liter minuman keras lokal tak bertuan. Barang bukti tersebut kami amankan guna proses lebih lanjut dan akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui para pelakunya,” tegas Iptu Teguh.

Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya bersama dengan stakeholder terkait untuk meminimalisir peredaran miras lokal maupun aktivitas lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah pesisir.

Ia juga mengimbau masyarakat dan para penumpang agar ikut berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas dengan melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran miras lokal.

“Peran masyarakat sangat penting dalam membantu pihak keamanan mencegah peredaran miras karena hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan Kamtibmas,” pungkasnya.

Saat ini, 288 liter miras lokal tersebut telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sementara aparat masih berupaya mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengiriman miras tersebut. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SRT 76 Mimika Catat Kemajuan Setelah Setahun Berjalan

17 Oktober 2026 - 11:54 WIB

IMG 20261017 WA0010

Pastor Berusia 36 Tahun Meninggal Usai Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Kuala Kencana

17 Oktober 2026 - 11:49 WIB

IMG 20261017 WA0005

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan dan Kelancaran Pasokan BBM di Yahukimo 

17 Oktober 2026 - 06:23 WIB

IMG 20261017 WA0031

DKP Mimika Siapkan Strategi Perluas Akses Pangan, Jalur Sungai Jadi Pertimbangan

16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

IMG 20261016 WA0033

Pemkab Mimika Dorong Bumdes Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Kampung

16 Oktober 2026 - 13:57 WIB

IMG 20261016 WA0029
Trending di Headline