Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai kembali menggelar Ibadah Gabungan Oikumene rutin di Aula Tuyana, Waghete, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal 26 tersebut menjadi bagian dari pembinaan kerohanian sekaligus upaya mempererat persaudaraan di lingkungan aparatur pemerintah daerah.

Ibadah dihadiri Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Deiyai, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

IMG 20260826 WA0000

Pada pelaksanaan bulan ini, ibadah dikoordinasikan oleh Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua. Pdt. Yulianus Madai, S.Th., M.Pd. dipercaya menyampaikan khotbah dengan mengangkat tema “Menjadi Pembawa Damai”, berdasarkan Injil Matius 5:9.

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”»

Dalam khotbahnya, pesan tentang menjadi pembawa damai ditekankan sebagai panggilan yang harus diwujudkan melalui kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut tidak hanya berlaku dalam kehidupan keluarga dan persekutuan gereja, tetapi juga di lingkungan kerja serta dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi aparatur pemerintah, pesan tersebut dinilai relevan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sikap saling menghargai, menjaga keharmonisan, menghindari konflik, serta mengedepankan kasih dan kepedulian menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pemerintahan yang kondusif.

IMG 20260826 WA0002

Ibadah Oikumene juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman denominasi gereja yang ada di Kabupaten Deiyai. Perbedaan latar belakang gereja tidak menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan bekerja bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kerohanian yang digelar secara rutin setiap tanggal 26, Pemerintah Kabupaten Deiyai berupaya membangun keseimbangan antara kehidupan spiritual dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan pemerintahan.

Semangat “Menjadi Pembawa Damai” diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan ibadah, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata setiap aparatur. Dengan demikian, jajaran Pemerintah Kabupaten Deiyai dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menciptakan suasana kerja yang harmonis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Papua Tengah Ukir Sejarah, Pelantikan Perdana Digelar di Paniai

26 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IMG 20260826 WA0008

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

26 Agustus 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260825 WA0011

Sejarah Baru Di Paniai: DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Pelantikan Dan Rakerda Perdana 

25 Agustus 2026 - 10:29 WIB

IMG 20260825 WA0010

Kasus Penganiayaan di Depan Pondok Amor, Polisi Masih Dalami Pelaku

25 Agustus 2026 - 10:12 WIB

IMG 20260825 WA0006
Trending di Headline