Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Stabilkan Harga Pangan Nasional, Bulog Timika Gandeng Puluhan RPK

Etty Welerbadge-check


					Stabilkan Harga Pangan Nasional, Bulog Timika Gandeng Puluhan RPK Perbesar

TIMIKA – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Timika bekerjasama dengan masyarakat dalam menjalankan program Rumah Pangan Kita (RPK). Usaha rumahan RPK bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta menstabilkan harga pangan nasional.

“Program kami sampai dengan saat ini yang kami masih jalankan yaitu kami bekerja sama dengan RPK-RPK yang ada atau outlet-outlet yang ada di Mimika,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Timika Riyadi Muslim dikantor Perum Bulog Timika di SP1, Selasa (5/11/2024).

Riyadi menjelaskan, Perum Bulog Timika masih menjalankan program RPK yang tersebar baik di beberapa pasar di Mimika, dan juga SP-SP dengan tujuan menstabilkan harga pangan terkhusus bagi masyarakat yang berada diluar kota. Saat ini tercatat lebih dari 50 RPK yang bekerjasama dengan Perum Bulog.

“Ada yang terletak di pasar Baru, pasar gorong-gorong dan beberapa yang berada di sentra pemukiman,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihak Bulog juga menyediakan beras SPHP dengan berbagai ukuran mulai dari 5 kilogram sampai 50 kilogram, dengan harga perkilogramnya Rp 13.500. Tentunya harga tersebut lebih murah jika dibandingkan dengan beras premium yang dijual di pasar untuk perkilogram Rp 17.000 hingga Rp 20.000.

“Kami menyalurkan beras yang namanya SPHP beras curah 50 kilo dan juga dalam bentuk kemasan 5 kilo itu dijual di RPK dengan HET 13.500,” jelasnya.

Untuk setiap RPK yang menjual beras SPHP dibatasi hingga 2 ton saja. Apabila habis pihak RPK bisa mengorder kembali, sementara untuk beras premium tidak dibatasi.

“Jadi fungsinya SPHP ini stabilisasi pasokan harga pangan, kami juga sudah bekerja sama dengan Ramayana di sana juga tersedia beras SPHP. Untuk kualitas beras SPHP itu medium 70 persen,” ungkapnya. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085

KPU Mimika Tunggu Revisi UU Pemilu, Pendidikan Pemilih Terus Berjalan

24 Oktober 2026 - 11:05 WIB

IMG 20261024 WA0083

HUT IDI ke-76, Pelkesi Bagikan Kacamata Baca Gratis ke Warga 

24 Oktober 2026 - 11:01 WIB

IMG 20261024 WA0081

IDI Kabupaten Mimika Gelar Baksos Kesehatan Gratis di PKM Mapurujaya

24 Oktober 2026 - 10:55 WIB

IMG 20261024 WA0079
Trending di Headline