Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Bupati Deiyai Tekankan Perencanaan Berbasis Data dan Program Prioritas dalam Musrenbang RKPD 2027

Etty Welerbadge-check


					Bupati Deiyai Tekankan Perencanaan Berbasis Data dan Program Prioritas dalam Musrenbang RKPD 2027 Perbesar

DEIYAI — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan daerah harus dilakukan secara terukur, berbasis data, dan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Menurutnya, arah pembangunan Kabupaten Deiyai difokuskan pada transformasi ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Bupati menjelaskan, terdapat sejumlah prioritas pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur yang merata, serta penguatan ekonomi masyarakat yang produktif, inovatif, dan mandiri. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang adil dan inklusif tanpa diskriminasi, sekaligus menjaga nilai budaya dan semangat gotong royong sebagai jati diri masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya seluruh usulan program disusun berdasarkan data riil dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu, ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik guna memastikan keakuratan data.

“Kita tidak bisa lagi menyusun program hanya berdasarkan perkiraan. Semua harus berbasis data, jelas manfaatnya, dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini mengalami penurunan, sehingga pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas.

Fokus akan diberikan pada program yang berdampak luas dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti sektor kesehatan, pendidikan, serta pembangunan fasilitas umum termasuk sarana ibadah dan sosial.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah kampung, hingga tingkat provinsi agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menyatukan komitmen dalam membangun Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan, dengan perencanaan yang realistis, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sejumlah Usulan OPD Belum Terakomodasi di APBD Perubahan 2026, Bupati Mimika: Masih Dibahas Internal

21 September 2026 - 07:19 WIB

IMG 20260921 WA0009

Polisi Ungkap Pembunuhan di Kamar Kos Jalan Kelimutu, Terduga Pelaku Diamankan

21 September 2026 - 01:13 WIB

IMG 20260921 WA0004

Turnamen Mini Soccer Pangkoops Habema Cup 2026 Resmi Bergulir, Semarakkan HUT ke-81 TNI di Mimika

21 September 2026 - 01:04 WIB

IMG 20260921 095857

Gereja Baru Berdiri di Aras, 43 KK Kini Tak Perlu Jauh Beribadah

21 September 2026 - 00:48 WIB

IMG 20260921 094800

Dinilai Melanggar Kode Etik Jurnalistik, Oknum Pimpinan Media Online Dilaporkan Bupati Johannes Rettob ke Polres Mimika 

21 September 2026 - 00:38 WIB

IMG 20260920 WA0037
Trending di Headline