Menu

Mode Gelap
Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif

News

Ribuan Warga Papua Tengah Kembali ke Rumah setelah Masa Mengungsi Akibat Gangguan OPM

adminbadge-check


					Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

PANIAI – Sejumlah ribuan penduduk dari empat distrik di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, akhirnya pulang ke rumah masing-masing setelah mengungsi karena situasi tegang yang disebabkan oleh kegiatan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Letnan Kolonel Infanteri Candra Kurniawan menyampaikan bahwa sebelumnya penduduk dari Distrik Bibida, Distrik Paniai Timur, Distrik Dogomo, dan Distrik Duma-Dama telah mengungsi di gereja. Mereka kini kembali ke rumah masing-masing pada hari Selasa (25/6/2024) dengan didampingi pengawalan dari TNI-Polri.

“Pengungsi yang sebelumnya mengungsi di Gereja Katolik Paroki Salib Suci Madi, yang dipimpin oleh Kepala Distrik Bibida Yoris Songgonau, telah kembali ke rumah masing-masing dengan pengawalan dari aparat keamanan TNI-Polri,” ujar Candra seperti dilansir dari CNN Indonesia, pada Jumat (28/6/2024).

Candra menjelaskan bahwa pemulangan penduduk tersebut dilakukan menggunakan 14 unit kendaraan roda empat milik Kodim 1703/Deiyai, Polres Paniai, dan kendaraan dari masyarakat.

“Masyarakat merasa aman sehingga mereka sendiri yang meminta untuk kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing,” tambahnya.

Selain itu, penduduk juga mengajukan permintaan untuk membangun Polsek, Koramil, dan Kantor Distrik di daerah tersebut.

“Pemulangan penduduk pengungsi dari 4 distrik dan 13 kampung, terdiri dari 1.035 laki-laki dan 848 perempuan, total 1.883 orang,” jelas Candra.

Sebelumnya, di Kabupaten Paniai, terjadi insiden di mana seorang anggota TNI bernama Danis Murib tewas ditembak oleh aparat keamanan. Panglima Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Richard Tampubolon, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi dalam konteks operasi pengejaran terhadap OPM setelah mereka menyerang warga sipil di Paniai.

“Dalam operasi itu, aparat berhasil merebut wilayah Distrik Bibida yang sebelumnya dikuasai oleh OPM pada Jumat (14/6),” kata Richard beberapa waktu lalu.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penyelesaian Konflik Tapal Batas Adat Kapiraya

16 April 2026 - 16:11 WIB

IMG 20260416 WA0044

Gubernur Nawipa Buka FGD RPPLH, Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA Bijak

16 April 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260416 WA0037

Atas Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

16 April 2026 - 15:56 WIB

IMG 20260416 WA0022

Makna Sejati Pengabdian Dengan Hadir Langsung Menjawab Panggilan Kemanusiaan

16 April 2026 - 15:47 WIB

IMG 20260416 WA0025

Bupati Deiyai Tekankan Perencanaan Berbasis Data dan Program Prioritas dalam Musrenbang RKPD 2027

16 April 2026 - 15:35 WIB

IMG 20260416 WA0021
Trending di Headline