Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

Dukung Potensi Daerah, PYCH Launching Wisata Pantai Arwana

Etty Welerbadge-check


					Kordinator Daerah PYCH Kabupaten Mimika Firsa Lokobal,Ketua IDI Cabang Timika dr. Leonard Pardede turut serta menggunakan perahu mengelilingi beberapa  spot wisata Arwana Perbesar

Kordinator Daerah PYCH Kabupaten Mimika Firsa Lokobal,Ketua IDI Cabang Timika dr. Leonard Pardede turut serta menggunakan perahu mengelilingi beberapa spot wisata Arwana

TIMIKA – Papua Youth Creativr Hub (PYCH) sebelumnya disebut Papua Muda Inspiratif menggagas dihadirkannya kampung wisata, dengan melaunching wisata pantai Arwana, pada Minggu (9/6).

Hadir Kordinator Daerah ( Korda)  PYCH Mimika Firsa Lokobal, Ketua Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Cabang Timika dr. Leonard Pardede, Ketua KNPI Kabupaten Mimika Awen Magai, Danramil Mimika Timur Kapt.Inf.Hely Sukmajaya,  Ketua Klasis GPDP Timika, tokoh masyarakat  dan tokoh pemuda Kampung Hiripau.

Wisata pantai Arwana, menghadirkan destinasi wisata yang menawarkan potensi wisata alam yang masih asri dengan hutan bakau, berburu sunset serta mengenal lebih dekat budaya lokal masyarakat suku Kamoro melalui seni ukir dan anyaman serta makanan tradisional.

Memberdayakan masyarakat asli yang mendiami lokasi wisata pantai Arwana kampung Hiripau Distrik Mimika Timur, Propinsi Papua Tengah, Papua Youth Crative Hub( PYCH) Kabupaten Mimika, melaunching wisata Pantai Arwana.

Firsa Lokobal mengatakan, PYCH sebagai wadah yang digagas dalam mengembangkan  potensi anak muda menyampaikan ide dan gagasan serta kreativitas, termasuk mengembangkan potensi daerah, hadir dalam upaya memberdayakan masyarakat lokal.

“Potensi disana sangat baik dalam pengembangan kampung wisata. Kami dari PYCH, melihat potensi dan berusaha  ingin membantu berdayakan masyarakat lokal. Sebenarnya uang ada disana, berpeluang untuk UMKM mama-mama  Kamoro juga. Anak-anak muda banyak disana, yang hari -hari  harus jadi TKBM  termasuk banyak yang ngangur, kita perlu berdayakan mereka ,” tutur Firsa.

Firsa berharap Disparbudpora Kabupaten Mimika, bersama stakeholder lainnya dapat mendukung inisiatif yang sudah dilakukan pihaknya.

Hari ini kita sudah bergerak. Tanpa uang dan ini swadaya teman- teman PYCH tanpa bantuan Pemda.Tapi kami di suport beberapa pihak untuk tenda, umbul-umbul, dan life fast jaket. Untuk itu saya menyampaikan terimakasih kepada Kavaleri, Danramil Miktim, SAR, dan pihak Gereja. Kami minta Pemda juga bisa dukung kami,” ucap Lokobal.

Senada, Persen Tarasen Sekretaris PYCH juga menyampaikan, wisata tersebut tidak hanya  sebagai tempat rekreasi namun juga edukasi dan berburu Sunset.

Disini alamnya masih asri termasuk bisa mengenal dekat budaya masyarakat lokal. Ini juga sunsetnya sangat indah. Kita bilang berburu sunset, karena sunset pindah-pindah  jadi kejar untuk dapat view yang indah, “ujar Tarasen.

Sementara Ketua KNPI Awen  Magai mendorong anak negeri untuk aktif dalam pembangunan dan kemajuan daerah. Termasuk meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mendukung inisiatif ini.

Ia secara khusus menekankan peran penting Kepala Dinas Pariwisata Mimika.

Dinas jangan tidur-tidur, lihat potensi daerah di Kabupaten Mimika. Mari kita dukung kesejahteraan masyarakat melalui bidang ekonomi, terutama melalui sektor wisata,” tegas Awen.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Kampung Hiripau, Tomas Mapako menyampaikan apresiasi kepada PYCH atas inisiatif yang dilakukan.

Bangga sekali karena anak muda datang dan menyadarkan mereka bahwa disini bisa jadi tempat wisata. Disini hutan masih asri, kami punya ukiran dan anyaman, tapi kami tidak tau bagaimana mengembangkannya menjadi tempat wisata. Semoga Pemda dapat bantu kembangkan ini. Kami sedih karena hari ini kami sudah siap tapi Bupati, Kadisparbudpora tidak datang,” tutur Tomas.

Usai launching, tamu diajak berkeliling menggunakan perahu melihat beberapa spot wisata, termasuk membeli beragam seni ukiran dan ayaman serta makanan tradisional masyarakat lokal.  Masyarakat juga diberikan sosialisasi oleh IDI Cabang Timika dr.Leonard Pardede dengan materi   Perilaku Hidup Bersih dan Sehat( PHBS) dan penyakit malaria. (Zen)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline