Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Anggota URC Polda Papua Tengah Dikeroyok dan Ditikam di Nabarua, Lima Pelaku Ditangkap

Etty Welerbadge-check


					Anggota URC Polda Papua Tengah Dikeroyok dan Ditikam di Nabarua, Lima Pelaku Ditangkap Perbesar

NABIRE – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Papua Tengah mengalami insiden penyerangan saat merespons laporan adanya dua anggota Brimob yang dihadang sekelompok pemuda di Jalan Frans Kaisepo, kawasan Nabarua, Kabupaten Nabire, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIT.

Dalam kejadian tersebut, Brigpol Riccy Kani menjadi korban pengeroyokan dan penikaman. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka pada bagian wajah serta patah pada rahang sebelah kiri dan harus mendapat perawatan medis di RSUD Nabire.

IMG 20260820 WA0041

Kabid Humas Polda Papua Tengah, I Made Suartika, membenarkan adanya penyerangan terhadap salah satu anggota Polda Papua Tengah tersebut.

“Iya, benar. Ada satu anggota Polda Papua Tengah yang menjadi korban penikaman oleh sekelompok pemuda di kawasan Nabarua,” kata I Made saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, kondisi korban memerlukan penanganan lebih lanjut sehingga pihak kepolisian berencana merujuk korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk mendapatkan perawatan medis secara lebih intensif.

“Saat ini korban sedang menjalani perawatan medis di RSUD Nabire. Namun, sesuai intruksi Kapolda korban akan kita rujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, guna mendapat perawatan lebih intensif,” ungkapnya.

Sementara itu, polisi bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Dari enam orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penikaman, lima orang telah berhasil diamankan, sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Pelakunya ada enam orang dan lima di antaranya sudah ditangkap. Kini kelima tersangka berinisial KA (27), JSL (22), FS (27), SOW (25) dan JR (33) telah ditahan di Polsek Nabire Kota,” jelas I Made.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula ketika dua anggota Brimob dihadang sekelompok pemuda yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras. Kedua anggota tersebut kemudian menghubungi Brigpol Riccy Kani untuk meminta bantuan.

Mendapat laporan tersebut, korban bersama seorang rekannya langsung bergerak menuju lokasi untuk mengecek sekaligus merespons pengaduan tersebut.

“Jadi sebelumnya ada dua anggota Brimob dihadang para pelaku yang diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Kemudian kedua anggota Brimob tersebut menelepon korban, sehingga korban bersama rekannya mendahului ke lokasi kejadian untuk mengecek kebenaran laporan tersebut,” jelasnya.

Namun, setibanya di lokasi, korban justru langsung dikeroyok oleh para pelaku. Dalam aksi tersebut, korban ditikam menggunakan pisau hingga mengalami luka serius pada bagian wajah dan rahang sebelah kiri.

“Akan tetapi, baru sampai di lokasi, korban langsung dikeroyok dan ditikam dengan pisau di bagian wajah. Kejadian itu langsung direspons oleh Tim URC dan Polsek Nabire Kota sehingga berhasil menangkap para pelaku. Sedangkan korban langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

I Made menegaskan, Polda Papua Tengah akan memproses para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Polisi juga telah melengkapi sejumlah alat bukti untuk mendukung proses penyidikan.

“Saat ini laporan polisi dan hasil visum et repertum telah dibuat dan dijadikan sebagai barang bukti untuk memproses para pelaku sesuai dengan perbuatannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, satu pelaku yang masih melarikan diri terus diburu oleh aparat kepolisian. Polda Papua Tengah memastikan proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara tegas dan profesional. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Dorong Seluruh Sekolah Terapkan Program Adiwiyata

21 Agustus 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260821 WA0009

Kasus Malaria Capai 39.532, Distrik Mimika Baru Perkuat Peran 109 Kader

21 Agustus 2026 - 14:09 WIB

IMG 20260821 WA0013

Ancaman Polio di Perbatasan Papua Makin Nyata, Kesenjangan Imunisasi Jadi Sorotan

21 Agustus 2026 - 14:04 WIB

IMG 20260821 WA0012

Pemprov Papua Tengah Mobilisasi Armada Gabungan Tangani Karhutla, Fokus Mitigasi di Puncak Kemarau

21 Agustus 2026 - 14:00 WIB

IMG 20260821 WA0011

Kemarau Panjang, Karhutla Mulai Kepung Nabire, Asap Tebal Selimuti Sejumlah Wilayah

21 Agustus 2026 - 13:55 WIB

IMG 20260821 WA0006
Trending di Headline