Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla dan Bencana Alam

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla dan Bencana Alam Perbesar

NABIRE – Polda Papua Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam di wilayah Papua Tengah. Langkah tersebut dilakukan menyusul arahan Wakapolri dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan karhutla yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (30/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakapolri dan diikuti sejumlah kementerian serta lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

IMG 20260731 WA0368

Dari Papua Tengah, rapat diikuti Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Gustav R. Urbinas bersama jajaran pejabat utama Polda Papua Tengah.

Gustav mengatakan, meski Papua Tengah tidak termasuk wilayah yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan potensi tinggi kebakaran hutan akibat fenomena El Nino, pihaknya tidak ingin lengah. Kesiapsiagaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.

“Memang daerah kita tidak menjadi salah satu lokasi bencana kebakaran hutan akibat fenomena El Nino dan puncak musim kebakaran pada Juli 2026. Namun kami tidak mau lengah. Kami tetap siaga dalam bentuk antisipasi dan kesiapan pasukan,” ujar Gustav.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya difokuskan pada ancaman karhutla, tetapi juga mencakup potensi bencana alam lainnya, termasuk di wilayah perairan laut Papua Tengah.

Polda Papua Tengah, lanjut Gustav, akan melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang memiliki potensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam. Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai langkah awal untuk menentukan pola antisipasi dan mempercepat respons apabila terjadi bencana.

“Kita juga akan melakukan pemetaan daerah-daerah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam di wilayah perairan laut,” katanya.

Selain pemetaan, Polda Papua Tengah juga akan memperkuat koordinasi dan sinergi bersama instansi terkait. Langkah ini diperlukan untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan yang sama ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kita akan meningkatkan koordinasi lintas instansi sehingga dapat memastikan kesiapan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akibat fenomena alam,” ujar Gustav.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerindra Mimika Desak Pemkab Percepat Infrastruktur Pegunungan dan Perluas Pelatihan OAP

31 Juli 2026 - 13:10 WIB

IMG 20260731 WA0033

Fraksi Demokrat DPRK Mimika Minta Dana Otsus Lebih Transparan, Soroti Serapan Anggaran dan Status Plt Pejabat

31 Juli 2026 - 13:00 WIB

IMG 20260731 WA0061

Fraksi PDIP Nilai LKPJ 2025 Jadi Evaluasi Penting, Minta Pemkab Mimika Benahi Tata Kelola dan Pelayanan Publik

31 Juli 2026 - 12:55 WIB

IMG 20260731 WA0024

Fraksi Golkar Desak Evaluasi OPD Penyebab SILPA Rp1,1 Triliun, Soroti RSUD hingga Pembangunan Kampung Banti

31 Juli 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260731 WA0016

Fraksi PKB DPRK Mimika Minta Bupati Beri Teguran Keras Kepada OPD Penyebab SILPA dan Lambat Serap Anggaran

31 Juli 2026 - 12:39 WIB

IMG 20260731 WA0017
Trending di Headline