Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla dan Bencana Alam

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla dan Bencana Alam Perbesar

NABIRE – Polda Papua Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam di wilayah Papua Tengah. Langkah tersebut dilakukan menyusul arahan Wakapolri dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan karhutla yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (30/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakapolri dan diikuti sejumlah kementerian serta lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

IMG 20260731 WA0368

Dari Papua Tengah, rapat diikuti Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Gustav R. Urbinas bersama jajaran pejabat utama Polda Papua Tengah.

Gustav mengatakan, meski Papua Tengah tidak termasuk wilayah yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan potensi tinggi kebakaran hutan akibat fenomena El Nino, pihaknya tidak ingin lengah. Kesiapsiagaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.

“Memang daerah kita tidak menjadi salah satu lokasi bencana kebakaran hutan akibat fenomena El Nino dan puncak musim kebakaran pada Juli 2026. Namun kami tidak mau lengah. Kami tetap siaga dalam bentuk antisipasi dan kesiapan pasukan,” ujar Gustav.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya difokuskan pada ancaman karhutla, tetapi juga mencakup potensi bencana alam lainnya, termasuk di wilayah perairan laut Papua Tengah.

Polda Papua Tengah, lanjut Gustav, akan melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang memiliki potensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam. Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai langkah awal untuk menentukan pola antisipasi dan mempercepat respons apabila terjadi bencana.

“Kita juga akan melakukan pemetaan daerah-daerah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam di wilayah perairan laut,” katanya.

Selain pemetaan, Polda Papua Tengah juga akan memperkuat koordinasi dan sinergi bersama instansi terkait. Langkah ini diperlukan untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan yang sama ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kita akan meningkatkan koordinasi lintas instansi sehingga dapat memastikan kesiapan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akibat fenomena alam,” ujar Gustav.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline