Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara

Etty Welerbadge-check


					Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara Perbesar

TIMIKA – Langkah nyata penuh kepedulian ditunjukkan oleh jajaran Personel Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah.

Demi memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tidak tertinggal dalam hal pendidikan, mereka menyulap sebuah Honai menjadi ruang kelas kreatif yang diberi nama “Honai Polsek Belajar”.

​Kegiatan belajar mengajar yang digelar sejak Kamis (11/6/2026) dan Jumat (12/6/2026) tersebut menyasar anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dimulai sejak pukul 08.30 hingga 10.35 WIT, kelas darurat ini langsung diserbu dengan antusias oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti.

Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Aipda Lebu Tadan bersama dua personel Polsek Tembagapura. Untuk mencairkan suasana dan membakar semangat, kelas diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

IMG 20260612 WA0019

Setelah suasana cair, anak-anak mulai dibimbing dengan materi dasar, seperti mengenal huruf hingga menulis kosakata dua huruf. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat mereka, para polisi juga membagikan makanan kotak serta camilan sehat kepada seluruh anak yang hadir.

“Kami tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke-30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah kami langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka,” ujar Aipda Lebu Tadan.

Gerakan “Honai Polsek Belajar” ini bukan tanpa alasan. Polsek Tembagapura berinisiatif turun tangan langsung karena melihat kondisi sekolah formal di Kampung Waa Banti yang saat ini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Melalui program literasi ini, pihak kepolisian berharap anak-anak di wilayah pedalaman Mimika tetap mendapatkan hak dan akses pendidikan yang layak, minimal bisa mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung (calistung). (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPM PTSP Mimika Sosialisasikan PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang OSS Berbasis Risiko

12 Juni 2026 - 14:45 WIB

IMG 20260612 WA0025

Tragedi Kemburu Berdarah: Kematian Bocah Aliko Walia dan Nestapa Anak Korban Operasi Militer di Puncak Resmi Diadukan ke KPAI Indonesia

12 Juni 2026 - 14:35 WIB

IMG 20260612 WA0023

Tragedi ‘Kemburu Berdarah’: Satgas Habema Diduga Bantai Perempuan dan Anak, Koalisi Sipil Mengadu ke PGI

12 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260612 WA0026

Modus Lewat Kargo Udara, Penyelundupan Miras ke Ilaga Digagalkan di Bandara Mozes Kilangin

12 Juni 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260612 WA0018

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117
Trending di Headline