TIMIKA – Langkah nyata penuh kepedulian ditunjukkan oleh jajaran Personel Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah.
Demi memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tidak tertinggal dalam hal pendidikan, mereka menyulap sebuah Honai menjadi ruang kelas kreatif yang diberi nama “Honai Polsek Belajar”.
Kegiatan belajar mengajar yang digelar sejak Kamis (11/6/2026) dan Jumat (12/6/2026) tersebut menyasar anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dimulai sejak pukul 08.30 hingga 10.35 WIT, kelas darurat ini langsung diserbu dengan antusias oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti.
Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Aipda Lebu Tadan bersama dua personel Polsek Tembagapura. Untuk mencairkan suasana dan membakar semangat, kelas diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Setelah suasana cair, anak-anak mulai dibimbing dengan materi dasar, seperti mengenal huruf hingga menulis kosakata dua huruf. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat mereka, para polisi juga membagikan makanan kotak serta camilan sehat kepada seluruh anak yang hadir.
“Kami tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke-30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah kami langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka,” ujar Aipda Lebu Tadan.
Gerakan “Honai Polsek Belajar” ini bukan tanpa alasan. Polsek Tembagapura berinisiatif turun tangan langsung karena melihat kondisi sekolah formal di Kampung Waa Banti yang saat ini dinilai belum berjalan secara maksimal.
Melalui program literasi ini, pihak kepolisian berharap anak-anak di wilayah pedalaman Mimika tetap mendapatkan hak dan akses pendidikan yang layak, minimal bisa mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung (calistung). (IT)








