Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara

Etty Welerbadge-check


					Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara Perbesar

TIMIKA – Langkah nyata penuh kepedulian ditunjukkan oleh jajaran Personel Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah.

Demi memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tidak tertinggal dalam hal pendidikan, mereka menyulap sebuah Honai menjadi ruang kelas kreatif yang diberi nama “Honai Polsek Belajar”.

​Kegiatan belajar mengajar yang digelar sejak Kamis (11/6/2026) dan Jumat (12/6/2026) tersebut menyasar anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dimulai sejak pukul 08.30 hingga 10.35 WIT, kelas darurat ini langsung diserbu dengan antusias oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti.

Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Aipda Lebu Tadan bersama dua personel Polsek Tembagapura. Untuk mencairkan suasana dan membakar semangat, kelas diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

IMG 20260612 WA0019

Setelah suasana cair, anak-anak mulai dibimbing dengan materi dasar, seperti mengenal huruf hingga menulis kosakata dua huruf. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat mereka, para polisi juga membagikan makanan kotak serta camilan sehat kepada seluruh anak yang hadir.

“Kami tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke-30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah kami langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka,” ujar Aipda Lebu Tadan.

Gerakan “Honai Polsek Belajar” ini bukan tanpa alasan. Polsek Tembagapura berinisiatif turun tangan langsung karena melihat kondisi sekolah formal di Kampung Waa Banti yang saat ini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Melalui program literasi ini, pihak kepolisian berharap anak-anak di wilayah pedalaman Mimika tetap mendapatkan hak dan akses pendidikan yang layak, minimal bisa mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung (calistung). (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Papua Temukan 25 Kendaraan di Rusunawa Uncen

30 Oktober 2026 - 06:48 WIB

IMG 20261030 WA0082

Papua Tengah Terima 3 Juta Bibit Kakao, Petani Nabire Ditargetkan Mulai Tanam Akhir 2026

30 Oktober 2026 - 06:39 WIB

IMG 20261030 WA0078

Kasus Penganiayaan Berakhir Kematian GAR, Polisi Resmi Tetapkan Tiga Orang Tersangka 

30 Oktober 2026 - 06:21 WIB

IMG 20261030 WA0050

Minim Saksi dan CCTV Tak Merekam, Misteri Pembuangan Bayi di Timika Belum Terungkap

30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

IMG 20261030 WA0049

Polisi Musnahkan Sebanyak 305,7131 gram Narkotika Senilai Ratusan Juta, Ribuan Jiwa Diselamatkan

30 Oktober 2026 - 05:46 WIB

IMG 20261030 144104
Trending di Headline