Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara

Etty Welerbadge-check


					Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara Perbesar

TIMIKA – Langkah nyata penuh kepedulian ditunjukkan oleh jajaran Personel Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah.

Demi memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tidak tertinggal dalam hal pendidikan, mereka menyulap sebuah Honai menjadi ruang kelas kreatif yang diberi nama “Honai Polsek Belajar”.

​Kegiatan belajar mengajar yang digelar sejak Kamis (11/6/2026) dan Jumat (12/6/2026) tersebut menyasar anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dimulai sejak pukul 08.30 hingga 10.35 WIT, kelas darurat ini langsung diserbu dengan antusias oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti.

Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Aipda Lebu Tadan bersama dua personel Polsek Tembagapura. Untuk mencairkan suasana dan membakar semangat, kelas diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

IMG 20260612 WA0019

Setelah suasana cair, anak-anak mulai dibimbing dengan materi dasar, seperti mengenal huruf hingga menulis kosakata dua huruf. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat mereka, para polisi juga membagikan makanan kotak serta camilan sehat kepada seluruh anak yang hadir.

“Kami tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke-30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah kami langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka,” ujar Aipda Lebu Tadan.

Gerakan “Honai Polsek Belajar” ini bukan tanpa alasan. Polsek Tembagapura berinisiatif turun tangan langsung karena melihat kondisi sekolah formal di Kampung Waa Banti yang saat ini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Melalui program literasi ini, pihak kepolisian berharap anak-anak di wilayah pedalaman Mimika tetap mendapatkan hak dan akses pendidikan yang layak, minimal bisa mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung (calistung). (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramaikan Hari UMKM Nasional & HUT RI ke-81, Ratusan Pelaku Usaha Lokal Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan

28 Juli 2026 - 10:56 WIB

IMG 20260728 WA0041

Puskesmas Kebo II Paniai Gelar Kelas Ibu Hamil Dan Balita Serta Bagikan Bubur 

28 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260728 WA0039

Pemkab Deiyai Perkuat Nilai Iman ASN Melalui Ibadah Oikumene Bulan Juli

28 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260728 WA0083

Tiga Pemerintah Daerah Bersinergi Bayar Lahan PLTD Deiyai Rp3 Miliar, Dukung Keandalan Pasokan Listrik

28 Juli 2026 - 10:23 WIB

IMG 20260728 WA0078

Disperindag Mimika Ancam Tutup Pangkalan Minyak Tanah yang Tolak Layani Masyarakat

28 Juli 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260728 WA0090
Trending di Headline