Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara

Etty Welerbadge-check


					Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara Perbesar

TIMIKA – Langkah nyata penuh kepedulian ditunjukkan oleh jajaran Personel Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah.

Demi memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tidak tertinggal dalam hal pendidikan, mereka menyulap sebuah Honai menjadi ruang kelas kreatif yang diberi nama “Honai Polsek Belajar”.

​Kegiatan belajar mengajar yang digelar sejak Kamis (11/6/2026) dan Jumat (12/6/2026) tersebut menyasar anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dimulai sejak pukul 08.30 hingga 10.35 WIT, kelas darurat ini langsung diserbu dengan antusias oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti.

Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Aipda Lebu Tadan bersama dua personel Polsek Tembagapura. Untuk mencairkan suasana dan membakar semangat, kelas diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

IMG 20260612 WA0019

Setelah suasana cair, anak-anak mulai dibimbing dengan materi dasar, seperti mengenal huruf hingga menulis kosakata dua huruf. Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat mereka, para polisi juga membagikan makanan kotak serta camilan sehat kepada seluruh anak yang hadir.

“Kami tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke-30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah kami langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka,” ujar Aipda Lebu Tadan.

Gerakan “Honai Polsek Belajar” ini bukan tanpa alasan. Polsek Tembagapura berinisiatif turun tangan langsung karena melihat kondisi sekolah formal di Kampung Waa Banti yang saat ini dinilai belum berjalan secara maksimal.

Melalui program literasi ini, pihak kepolisian berharap anak-anak di wilayah pedalaman Mimika tetap mendapatkan hak dan akses pendidikan yang layak, minimal bisa mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung (calistung). (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126

ASN dan Non-ASN Papua Tengah Ikuti Ibadah Oikumene, Ketua FKUB Ajak Serahkan Beban kepada Tuhan

13 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260713 WA0108

Pulang ke Kampung Halaman, Bung Mecky Dirikan Rumah Inspirasi Kebadabi untuk Bangun Generasi Muda Papua

13 Juli 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260713 WA0107

Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya

13 Juli 2026 - 12:08 WIB

IMG 20260713 WA0041
Trending di Headline