DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai terus membangun karakter aparatur yang berintegritas melalui kegiatan Ibadah Oikumene yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Pada Ibadah Oikumene Bulan Juli yang digelar di Aula Tuyana, Waghete, Selasa (28/7/2026), seluruh peserta diajak menjadikan kasih dan kesabaran sebagai dasar dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ibadah mengangkat tema “TUHAN itu ALLAH Penyayang dan Panjang Sabar”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mencerminkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Perayaan ibadah dipimpin oleh Pastor Dekan Dekenat Tigi, Pastor Damianus Yawina Wiyai Adii, Pr., dengan bacaan Injil dari Matius 13:36–43. Dalam homilinya, Pastor Damianus menegaskan bahwa Tuhan selalu menunjukkan kasih dan kesabaran kepada umat manusia. Oleh karena itu, setiap orang dipanggil untuk meninggalkan perbuatan yang tidak benar, hidup dalam pertobatan, serta menghasilkan buah-buah kebaikan yang membawa damai bagi sesama.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., didampingi Ny. Fransina Rumbiak Mote, Asisten II Bidang Perekonomian, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Kehadiran pimpinan daerah bersama jajaran pemerintah dalam ibadah ini menunjukkan komitmen Pemkab Deiyai untuk membangun tata kelola pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja, tetapi juga didasari oleh nilai-nilai spiritual, etika, dan moral.
Ibadah Oikumene merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Deiyai yang dilaksanakan setiap tanggal 27 setiap bulan. Namun, pelaksanaan pada bulan Juli dijadwalkan menjadi 28 Juli 2026 karena pada hari sebelumnya berlangsung Apel Gabungan ASN, CPNS, THK-II, dan PPPK.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap semangat kasih, kesabaran, persaudaraan, dan pengabdian yang diajarkan dalam Firman Tuhan semakin tertanam dalam diri setiap aparatur, sehingga mampu memberikan pelayanan yang adil, tulus, dan bertanggung jawab demi mewujudkan pemerintahan yang semakin baik dan dipercaya masyarakat. (SK)







