Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

Etty Welerbadge-check


					Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng  Perbesar

Intan Jaya – Benda yang sempat diduga sebagai bom di lingkungan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Sion Jaindapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dipastikan bukan bahan peledak. Hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan biji besi yang biasa digunakan sebagai toki atau ketuk lonceng gereja, Jumat (5/6/2026).

Informasi mengenai dugaan bom bermula dari temuan sebuah benda mencurigakan di bawah kolong pintu masuk Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa pada Selasa (2/6/2026).

Temuan tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan terkait keberadaan benda tersebut yang di pasang oleh Pihak TNI.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau, S.STP, bersama sejumlah anggota tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan diketahui merupakan biji besi berukuran kecil yang lazim digunakan sebagai komponen toki lonceng gereja untuk menghasilkan bunyi dan tidak memiliki unsur maupun mekanisme yang berkaitan dengan bahan peledak.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gereja Kingmi Sinode Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th., meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap temuan tersebut. Menurut keterangan pihak gereja, benda itu ditemukan saat sejumlah jemaat kembali ke Kampung Jaindapa untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, rumah warga, dan kebun yang telah lama ditinggalkan akibat situasi keamanan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.

“Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan biji besi untuk toki lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,” tegas Kapen Koops TNI Habema.

Saat ini situasi di Kampung Jaindapa, Distrik Agisiga, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan beribadah dengan aman. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039

Pemuda Adat Domberai Serukan Aksi Iklim Berbasis Kampung pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 12:58 WIB

IMG 20260605 WA0049
Trending di Headline