Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

Etty Welerbadge-check


					Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng  Perbesar

Intan Jaya – Benda yang sempat diduga sebagai bom di lingkungan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Sion Jaindapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dipastikan bukan bahan peledak. Hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan biji besi yang biasa digunakan sebagai toki atau ketuk lonceng gereja, Jumat (5/6/2026).

Informasi mengenai dugaan bom bermula dari temuan sebuah benda mencurigakan di bawah kolong pintu masuk Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa pada Selasa (2/6/2026).

Temuan tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan terkait keberadaan benda tersebut yang di pasang oleh Pihak TNI.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau, S.STP, bersama sejumlah anggota tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan diketahui merupakan biji besi berukuran kecil yang lazim digunakan sebagai komponen toki lonceng gereja untuk menghasilkan bunyi dan tidak memiliki unsur maupun mekanisme yang berkaitan dengan bahan peledak.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gereja Kingmi Sinode Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th., meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap temuan tersebut. Menurut keterangan pihak gereja, benda itu ditemukan saat sejumlah jemaat kembali ke Kampung Jaindapa untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, rumah warga, dan kebun yang telah lama ditinggalkan akibat situasi keamanan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.

“Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan biji besi untuk toki lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,” tegas Kapen Koops TNI Habema.

Saat ini situasi di Kampung Jaindapa, Distrik Agisiga, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan beribadah dengan aman. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline