Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

Etty Welerbadge-check


					Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng  Perbesar

Intan Jaya – Benda yang sempat diduga sebagai bom di lingkungan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Sion Jaindapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dipastikan bukan bahan peledak. Hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan biji besi yang biasa digunakan sebagai toki atau ketuk lonceng gereja, Jumat (5/6/2026).

Informasi mengenai dugaan bom bermula dari temuan sebuah benda mencurigakan di bawah kolong pintu masuk Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa pada Selasa (2/6/2026).

Temuan tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan terkait keberadaan benda tersebut yang di pasang oleh Pihak TNI.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau, S.STP, bersama sejumlah anggota tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan diketahui merupakan biji besi berukuran kecil yang lazim digunakan sebagai komponen toki lonceng gereja untuk menghasilkan bunyi dan tidak memiliki unsur maupun mekanisme yang berkaitan dengan bahan peledak.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gereja Kingmi Sinode Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th., meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap temuan tersebut. Menurut keterangan pihak gereja, benda itu ditemukan saat sejumlah jemaat kembali ke Kampung Jaindapa untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, rumah warga, dan kebun yang telah lama ditinggalkan akibat situasi keamanan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.

“Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan biji besi untuk toki lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,” tegas Kapen Koops TNI Habema.

Saat ini situasi di Kampung Jaindapa, Distrik Agisiga, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan beribadah dengan aman. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Dogiyai Pastikan Gaji Honorer Tetap Dibayar Hingga Akhir 2026, Siapkan Solusi Jelang Penghapusan Status Non-ASN

14 Juli 2026 - 11:55 WIB

IMG 20260714 WA0162

MPLS SMK Negeri 2 Nabire, Dinas Pendidikan Ingatkan Bahaya Bullying dan Penyalahgunaan Media Sosial

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260714 WA0156

MPLS SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire Resmi Dibuka, 480 Siswa Baru Siap Tempuh Pendidikan Vokasi

14 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260714 WA0155

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136
Trending di Headline