Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

Etty Welerbadge-check


					Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng  Perbesar

Intan Jaya – Benda yang sempat diduga sebagai bom di lingkungan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Sion Jaindapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dipastikan bukan bahan peledak. Hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan biji besi yang biasa digunakan sebagai toki atau ketuk lonceng gereja, Jumat (5/6/2026).

Informasi mengenai dugaan bom bermula dari temuan sebuah benda mencurigakan di bawah kolong pintu masuk Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa pada Selasa (2/6/2026).

Temuan tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi dan tuduhan terkait keberadaan benda tersebut yang di pasang oleh Pihak TNI.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Intan Jaya, Yoakim Mujizau, S.STP, bersama sejumlah anggota tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan diketahui merupakan biji besi berukuran kecil yang lazim digunakan sebagai komponen toki lonceng gereja untuk menghasilkan bunyi dan tidak memiliki unsur maupun mekanisme yang berkaitan dengan bahan peledak.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gereja Kingmi Sinode Papua, Pdt. Dominggus Pigai, M.Th., meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap temuan tersebut. Menurut keterangan pihak gereja, benda itu ditemukan saat sejumlah jemaat kembali ke Kampung Jaindapa untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, rumah warga, dan kebun yang telah lama ditinggalkan akibat situasi keamanan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan telah dipastikan benda tersebut bukanlah bom maupun bahan peledak.

“Kami pastikan benda tersebut bukan bom, melainkan biji besi untuk toki lonceng gereja. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya,” tegas Kapen Koops TNI Habema.

Saat ini situasi di Kampung Jaindapa, Distrik Agisiga, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dan beribadah dengan aman. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline