Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Menolak Antar ke Logpon, Sopir Kontainer Jadi Korban Amuk Pelajar

Etty Welerbadge-check


					Menolak Antar ke Logpon, Sopir Kontainer Jadi Korban Amuk Pelajar Perbesar

TIMIKA – Seorang sopir mobil kontainer bersama rekannya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pelajar SMK di Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Senin (4/5/2026) kemarin.

Peristiwa itu terjadi di perempatan Jalan Logpon-Timika sekitar pukul 12.45 WIT. Insiden bermula saat mobil kontainer yang dikemudikan DYR (44) bersama rekannya DL (30) melaju dari arah Poumako menuju Timika.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, Selasa (5/5)2026) saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menerangkan kejadian berawal ketika korban bersama rekannya saat tiba di lokasi, sejumlah pelajar menghadang kendaraan tersebut dan meminta untuk diantar ke Logpon. Namun, permintaan itu ditolak oleh sopir karena sedang dalam perjalanan mengantar rekannya yang sakit malaria ke Puskesmas Mapurujaya.

“Karena sopir menolak, terjadi adu mulut yang kemudian berujung pada aksi pelemparan terhadap mobil,” jelas Kapolsek.

Hal tersebut membuat sopir turun dari kendaraan dan berupaya melindungi diri menggunakan slang. Namun sejumlah pelajar justru melakukan pengeroyokan dengan tangan kosong dan batu, hingga menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala.

Polisi menyebut, sebagian pelajar yang terlibat diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.

“Jumlahnya sekitar 20 orang. Ada yang mabuk, tapi tidak semuanya,” tambahnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat Polsek Mimika Timur langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi serta mengumpulkan barang bukti. Hingga kini, satu orang pelajar telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan.

Selain menyebabkan korban luka, aksi tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada mobil kontainer, terutama pada bagian kaca yang pecah akibat lemparan batu. Kendaraan tersebut kini diamankan di Mapolsek sebagai barang bukti.

Polisi berencana mempertemukan kedua pihak pada Kamis mendatang dengan menghadirkan orang tua serta pihak sekolah guna menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Kami minta semua pihak hadir agar bisa dimediasi dengan baik,” tutup Kapolsek. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline