Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Bupati Mimika Dorong Percepatan Pengadaan APBD 2026, OPD Diminta Segera Lelang

Etty Welerbadge-check


					Bupati Mimika Dorong Percepatan Pengadaan APBD 2026, OPD Diminta Segera Lelang Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2026 guna menghindari keterlambatan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat membuka kegiatan sosialisasi penguatan peran Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Senin (28/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menyiapkan dokumen serta langkah teknis untuk mempercepat proses pelelangan.

“Harus kita percepat, jangan seperti tahun lalu yang terlambat. KPA dan PPK segera lakukan langkah percepatan pelelangan barang dan jasa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penguatan peran PA, KPA, dan PPK menjadi kunci utama dalam mempercepat pelaksanaan pengadaan. PA bertanggung jawab atas penggunaan anggaran, KPA menjalankan kewenangan pengelolaan di tingkat OPD, sementara PPK memegang peran teknis mulai dari perencanaan hingga pengendalian kontrak.

Bupati juga menyoroti masih adanya OPD yang belum menetapkan pejabat PA, KPA, dan PPK. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pengadaan serta berdampak pada lambatnya penyerapan anggaran.

“Saya minta pimpinan OPD segera menindaklanjuti hal ini secara serius, karena sangat mempengaruhi kelancaran pengadaan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap regulasi pengadaan guna memperkuat pengawasan internal dan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.

“Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai laporan pekerjaan sudah 100 persen, tetapi kenyataannya tidak sesuai spesifikasi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan melakukan evaluasi capaian triwulan pertama tahun 2026, meliputi realisasi keuangan dan fisik. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan program ke depan.

“Triwulan pertama sudah selesai. Minggu depan akan kita evaluasi untuk melihat sejauh mana realisasi keuangan dan fisik yang telah dicapai,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News