TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2026 guna menghindari keterlambatan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat membuka kegiatan sosialisasi penguatan peran Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Senin (28/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menyiapkan dokumen serta langkah teknis untuk mempercepat proses pelelangan.
“Harus kita percepat, jangan seperti tahun lalu yang terlambat. KPA dan PPK segera lakukan langkah percepatan pelelangan barang dan jasa,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penguatan peran PA, KPA, dan PPK menjadi kunci utama dalam mempercepat pelaksanaan pengadaan. PA bertanggung jawab atas penggunaan anggaran, KPA menjalankan kewenangan pengelolaan di tingkat OPD, sementara PPK memegang peran teknis mulai dari perencanaan hingga pengendalian kontrak.
Bupati juga menyoroti masih adanya OPD yang belum menetapkan pejabat PA, KPA, dan PPK. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pengadaan serta berdampak pada lambatnya penyerapan anggaran.
“Saya minta pimpinan OPD segera menindaklanjuti hal ini secara serius, karena sangat mempengaruhi kelancaran pengadaan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap regulasi pengadaan guna memperkuat pengawasan internal dan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.
“Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai laporan pekerjaan sudah 100 persen, tetapi kenyataannya tidak sesuai spesifikasi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan melakukan evaluasi capaian triwulan pertama tahun 2026, meliputi realisasi keuangan dan fisik. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan program ke depan.
“Triwulan pertama sudah selesai. Minggu depan akan kita evaluasi untuk melihat sejauh mana realisasi keuangan dan fisik yang telah dicapai,” pungkasnya. (Cr2)









