Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

123 Jemaah Haji Mimika Diberangkatkan, Terbagi Dua Gelombang

Etty Welerbadge-check


					123 Jemaah Haji Mimika Diberangkatkan, Terbagi Dua Gelombang Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi memberangkatkan 123 jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui prosesi pelepasan di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (28/4/2026).

Seluruh calon jemaah haji telah melalui tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta bimbingan manasik secara menyeluruh guna memastikan kesiapan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

IMG 20260428 WA0058

Dari total tersebut, terdiri atas 120 jemaah dan 3 petugas haji. Jemaah tertua tercatat berusia 90 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun.

Keberangkatan jemaah dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026, diawali dengan pawai syiar haji menuju Bandara Mozes Kilangin. Sementara gelombang kedua akan diberangkatkan pada 10 Mei 2026 menuju Embarkasi Makassar.

IMG 20260428 WA0059

Selanjutnya, seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter 29 dijadwalkan bertolak ke Mekkah pada 12 Mei 2026.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan finansial.

“Ibadah ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual yang sarat makna. Dibutuhkan pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menjunjung tinggi nama baik daerah dan negara selama berada di Tanah Suci.

Bupati berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak ibadah, memperdalam keimanan, serta menjadi pribadi yang lebih baik sepulang dari haji.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah, mulai dari pembinaan, pendampingan, hingga perlindungan selama proses keberangkatan hingga kepulangan.

“Mari kita doakan bersama agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih haji yang mabrur,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini mengedepankan pelayanan ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas kloter agar perjalanan dan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan lancar hingga kembali ke Indonesia.

“Bapak dan ibu membawa nama baik Kabupaten Mimika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News