PANIAI – Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Timika sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) I yang dipusatkan di Dekenat Paniai. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 27–28 April 2026, di Aula SKB Iyaitaka.
Raker diawali dengan pembukaan pada hari pertama, kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan pembahasan serta penetapan program kerja Kerawam ke depan.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari sejumlah dekenat, yakni Dekenat Puncak Moni, Kamuu, Tigi, Paniai, dan Teluk Cenderawasih. Selain itu, turut dilibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang bermitra dengan Gereja Katolik, di antaranya Pemuda Katolik Komda, PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia), WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia), serta pengusaha asli Papua.

Dalam forum tersebut, masing-masing organisasi memaparkan tugas pokok dan peran mereka. Hal ini menunjukkan adanya semangat bersama untuk berkontribusi dalam menjalankan program serta pelayanan kepada umat.
Raker juga diisi dengan sesi pemandangan umum dan penyampaian rekomendasi program dari komisi kerja dekenat yang mewakili paroki, organisasi kemasyarakatan Katolik/kategorial, unsur agama Katolik di MRP Papua Tengah, serta tokoh awam Katolik.
Sejumlah materi turut disampaikan dalam kegiatan ini. Pada Sesi I, peserta mendapatkan materi tentang peran dan fungsi Kerawam yang dibawakan oleh RD Damianus Adii, serta pengalaman kerasulan di Dekenat Teluk Cenderawasih oleh Bartolomeus Mirip.
Sementara pada Sesi II, materi yang disampaikan meliputi Ajaran Sosial Gereja (ASG) oleh Rudolf Kambayong, serta bidang pendataan umat (Gertak) oleh Saul Wanimbo.
Ketua panitia, Engelbertus Tekege, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.
“Kami bersyukur Raker ini dapat berjalan dengan baik selama dua hari, mulai dari pembukaan hingga penetapan program kerja,” ujarnya.
Melalui Raker ini, diharapkan peran kaum awam Katolik di Keuskupan Timika semakin kuat dalam pelayanan gereja maupun kontribusi sosial di tengah masyarakat. (RG)









