Menu ✖

Mode Gelap
Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua

Headline

Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri

Etty Welerbadge-check


					Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri Perbesar

DOGIYAI – Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah dinamika situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, jajaran Polres Dogiyai, serta personel BKO Brimob Yon A dan Brimob PAS III Pelopor Korbrimob Polri.

Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus meningkatkan moril dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya soliditas, disiplin, dan profesionalisme anggota Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang tengah menghadapi situasi sensitif.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini berpotensi mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk memulihkan hubungan dengan publik.

“Kehadiran pimpinan di tengah personel merupakan bentuk perhatian serius terhadap dinamika situasi di lapangan,” demikian disampaikan dalam apel tersebut.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat, Kapolda Papua Tengah juga merencanakan pertemuan bersama tokoh masyarakat dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, termasuk Frits Ramandey.

Langkah ini dinilai penting sebagai wujud transparansi dan keterbukaan Polri dalam menyikapi berbagai perkembangan situasi pasca kejadian di Dogiyai.

Melalui pendekatan dialogis dan humanis, Polri berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada perlindungan warga. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027

Harga Cabai di Timika Tembus Rp120.000/ Kilogram

22 Oktober 2026 - 15:15 WIB

IMG 20261023 001430

Satpol PP Mimika Sita 500 Liter Miras, Warga Diminta Lapor Di Aplikasi PAMU

22 Oktober 2026 - 15:04 WIB

IMG 20261023 WA0001
Trending di Headline