Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri

Etty Welerbadge-check


					Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri Perbesar

DOGIYAI – Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah dinamika situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, jajaran Polres Dogiyai, serta personel BKO Brimob Yon A dan Brimob PAS III Pelopor Korbrimob Polri.

Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus meningkatkan moril dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya soliditas, disiplin, dan profesionalisme anggota Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang tengah menghadapi situasi sensitif.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini berpotensi mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk memulihkan hubungan dengan publik.

“Kehadiran pimpinan di tengah personel merupakan bentuk perhatian serius terhadap dinamika situasi di lapangan,” demikian disampaikan dalam apel tersebut.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat, Kapolda Papua Tengah juga merencanakan pertemuan bersama tokoh masyarakat dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, termasuk Frits Ramandey.

Langkah ini dinilai penting sebagai wujud transparansi dan keterbukaan Polri dalam menyikapi berbagai perkembangan situasi pasca kejadian di Dogiyai.

Melalui pendekatan dialogis dan humanis, Polri berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada perlindungan warga. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Tim Jibom Diterjunkan

4 Juni 2026 - 07:38 WIB

IMG 20260604 WA0150

Atasi Maraknya Begal di Timika, Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Anti-Begal

4 Juni 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260604 WA0143

Peredaran Narkoba di Timika Kian Mengkhawatirkan, Polisi: Baru Setengah Tahun Sudah Hampir 1 Kilo Sabu

4 Juni 2026 - 07:26 WIB

IMG 20260604 WA0143

Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah dan Seberat 200 Gram Lebih, Polres Mimima Musnahkan BB 

4 Juni 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260604 WA0129

Tinjau KIPP Papua Tengah, Pemerintah Pusat Puji Kemajuan Infrastruktur Pemerintahan

4 Juni 2026 - 07:03 WIB

IMG 20260604 WA0045
Trending di Headline