Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri

Etty Welerbadge-check


					Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri Perbesar

DOGIYAI – Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah dinamika situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, jajaran Polres Dogiyai, serta personel BKO Brimob Yon A dan Brimob PAS III Pelopor Korbrimob Polri.

Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus meningkatkan moril dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya soliditas, disiplin, dan profesionalisme anggota Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang tengah menghadapi situasi sensitif.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini berpotensi mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk memulihkan hubungan dengan publik.

“Kehadiran pimpinan di tengah personel merupakan bentuk perhatian serius terhadap dinamika situasi di lapangan,” demikian disampaikan dalam apel tersebut.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat, Kapolda Papua Tengah juga merencanakan pertemuan bersama tokoh masyarakat dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, termasuk Frits Ramandey.

Langkah ini dinilai penting sebagai wujud transparansi dan keterbukaan Polri dalam menyikapi berbagai perkembangan situasi pasca kejadian di Dogiyai.

Melalui pendekatan dialogis dan humanis, Polri berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada perlindungan warga. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline