Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri

Etty Welerbadge-check


					Pasca Gejolak di Dogiyai, Kapolda Papua Tengah Soroti Kepercayaan Publik terhadap Polri Perbesar

DOGIYAI – Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah dinamika situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai yang diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, jajaran Polres Dogiyai, serta personel BKO Brimob Yon A dan Brimob PAS III Pelopor Korbrimob Polri.

Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus meningkatkan moril dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya soliditas, disiplin, dan profesionalisme anggota Polri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang tengah menghadapi situasi sensitif.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini berpotensi mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk memulihkan hubungan dengan publik.

“Kehadiran pimpinan di tengah personel merupakan bentuk perhatian serius terhadap dinamika situasi di lapangan,” demikian disampaikan dalam apel tersebut.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat, Kapolda Papua Tengah juga merencanakan pertemuan bersama tokoh masyarakat dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, termasuk Frits Ramandey.

Langkah ini dinilai penting sebagai wujud transparansi dan keterbukaan Polri dalam menyikapi berbagai perkembangan situasi pasca kejadian di Dogiyai.

Melalui pendekatan dialogis dan humanis, Polri berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada perlindungan warga. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017

Aksi Bersih Pantai Nabire Jadi Momentum Bangun Budaya Hidup Bersih

19 April 2026 - 12:40 WIB

IMG 20260419 WA0002

Pemkab Mimika Gandeng APIP dan APH, Perkuat Pengawasan dan Penegakan Hukum Humanis

19 April 2026 - 12:25 WIB

IMG 20260419 WA0000

Hingga Maret 2026, BPJS Ketenagakerjaan Mimika Salurkan Klaim Rp56,25 Miliar kepada 2.432 Peserta

19 April 2026 - 12:17 WIB

IMG 20260418 WA0016

Kapolda Cup Mini Soccer 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 32 Tim SMP di Mimika

19 April 2026 - 06:28 WIB

IMG 20260418 WA0061
Trending di Headline