TIMIKA – Menanggapi keresahan masyarakat terkait aksi pembegalan, Kepolisian Resor (Polres) Mimika bergerak cepat dengan membentuk Tim Khusus Anti-Begal.
Langkah ini diambil sebagai bentuk atensi langsung dari jajaran kepolisian, termasuk instruksi dari Polda Papua Tengah untuk menekan angka kriminalitas di jalanan.
Kapolres Mimika,AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H menyatakan bahwa tim khusus ini dibentuk terpisah dari Tim Babat yang sudah ada sebelumnya. Tim Anti-Begal ini dirancang secara spesifik untuk fokus mengungkap dan membekuk para pelaku kejahatan jalanan di Kota Timika.
”Memang begal ini menjadi salah satu atensi dari kami, termasuk dari Polda Papua Tengah juga sudah menginstruksikan kepada jajaran. Kami (Polres Mimika) juga sudah membentuk tim anti-begal,” ujarnya saat memberikan keterangan Kamis (4/6/2026).
Kapolres mengungkapkan bahwa personel di dalamnya sudah mulai bergerak di lapangan selama sepekan terakhir. Pihak kepolisian juga akan terus memantau pergerakan tim ini untuk melihat efektivitasnya dalam menekan angka kriminalitas.
”Tim ini sudah bekerja kurang lebih satu minggu. Apabila masih terjadi tindak pidana begal, kita akan evaluasi sampai sejauh mana tim ini efektif,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga menegaskan bahwa kepolisian akan mengambil tindakan tegas dan memproses hukum para pelaku tanpa kompromi.
Ia juga meminta masyarakat untuk aktif melapor dan memberikan informasi jika melihat atau mengalami tindakan kriminal, karena sekecil apa pun laporan warga akan sangat membantu penyelidikan.
”Kami akan berupaya maksimal, terutama untuk kejahatan begal di Kota Timika ini. Kita akan ungkap dan proses hukum secara tegas. Tentu informasi dari masyarakat sangat berharga bagi kami,” pungkas AKBP Billy. (IT)







