Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama

Etty Welerbadge-check


					Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, secara resmi menyatakan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Capt Pilot Glen Malcolm Conning yang ditembak  KKB di Distrik Alama,  Senin (05/8). Selain ucapan duka, Pemda Mimika juga menyatakan prihatin dan sedih melihat kondisi 8 tenaga Nakes dan 2 Tenaga Guru yang menjadi penumpang Helikopter tersebut.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika,  turut berbelasungkawa atas meninggalnya Capt Pilot Helikopter yang mengalami musibah di Distrik Alama. Pemerintah sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Kita harapkan dengan kejadian ini, kedepan  tidak terulang kembali. Kami sedih atas situasi yang terjadi. Tetapi saya berharap kepada seluruh masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh situasi-situasi yang terjadi,” kata John Rettob melalui Pesan suara.

John Rettob menambahkan, disampaikan bahwa Helikopter Intan Angkasa digunakan oleh Pemerintah Daerah Mimika melalui Dinas Kesehatan, untuk melaksanakn pengiriman tenaga Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama dan mengantar kembali petugas ke Timika.

Pelaksanaan proses sift nakes yang bertugas di pedalaman dilakukan oleh Dinkes dengan program seperti ini, setiap sebulan sekali ada pertukaran tenaga Nakes dan seperti kejadian kemarin bahwa nakes yang bertugas di Alama diantar kembali ke Timika, selanjutnya Nakes yang dari Timika kembali ke Alama. Petugas yang sudah bertugas selama saty bulan disana akan kembali ke Timika.

Dalam penerbangan tersebut, ada 4 petugas Nakes yang membawa serta anaknya ke tempat tugas.

Saya sampaikan kepada semua masyarakat bahwa petugas Nakes yang bertugas di Alama semua dalam keadaan selamat dan baik. Mereka dievakuasi berjumlah 8 orang sudah berada di Timika. Jadi semua tenang, harap tidak terprovokasi oleh situasi ini,” harap John Rettob.

Kami mohon maaf atas kejadian ini karena sempat menimbulkan kekhawatiran, kegelisahan oleh keluarga di Timika tentang nasib keluarga Nakes yang ada di Alama. Atas nama Pemda saya sampaikan bahwa semua tenaga Nakes Puji Tuhan dalam keadaan aman dan sudah kembali ke rumah masing-masing untuk bertemu keluarga,” katanya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh

17 April 2026 - 03:45 WIB

Antarafoto program media pers dan pembangunan peradaban ham 1773239523 ratio 16x9

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penyelesaian Konflik Tapal Batas Adat Kapiraya

16 April 2026 - 16:11 WIB

IMG 20260416 WA0044

Gubernur Nawipa Buka FGD RPPLH, Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA Bijak

16 April 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260416 WA0037

Atas Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

16 April 2026 - 15:56 WIB

IMG 20260416 WA0022

Makna Sejati Pengabdian Dengan Hadir Langsung Menjawab Panggilan Kemanusiaan

16 April 2026 - 15:47 WIB

IMG 20260416 WA0025
Trending di Headline