Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama

Etty Welerbadge-check


					Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, secara resmi menyatakan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Capt Pilot Glen Malcolm Conning yang ditembak  KKB di Distrik Alama,  Senin (05/8). Selain ucapan duka, Pemda Mimika juga menyatakan prihatin dan sedih melihat kondisi 8 tenaga Nakes dan 2 Tenaga Guru yang menjadi penumpang Helikopter tersebut.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika,  turut berbelasungkawa atas meninggalnya Capt Pilot Helikopter yang mengalami musibah di Distrik Alama. Pemerintah sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Kita harapkan dengan kejadian ini, kedepan  tidak terulang kembali. Kami sedih atas situasi yang terjadi. Tetapi saya berharap kepada seluruh masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh situasi-situasi yang terjadi,” kata John Rettob melalui Pesan suara.

John Rettob menambahkan, disampaikan bahwa Helikopter Intan Angkasa digunakan oleh Pemerintah Daerah Mimika melalui Dinas Kesehatan, untuk melaksanakn pengiriman tenaga Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama dan mengantar kembali petugas ke Timika.

Pelaksanaan proses sift nakes yang bertugas di pedalaman dilakukan oleh Dinkes dengan program seperti ini, setiap sebulan sekali ada pertukaran tenaga Nakes dan seperti kejadian kemarin bahwa nakes yang bertugas di Alama diantar kembali ke Timika, selanjutnya Nakes yang dari Timika kembali ke Alama. Petugas yang sudah bertugas selama saty bulan disana akan kembali ke Timika.

Dalam penerbangan tersebut, ada 4 petugas Nakes yang membawa serta anaknya ke tempat tugas.

Saya sampaikan kepada semua masyarakat bahwa petugas Nakes yang bertugas di Alama semua dalam keadaan selamat dan baik. Mereka dievakuasi berjumlah 8 orang sudah berada di Timika. Jadi semua tenang, harap tidak terprovokasi oleh situasi ini,” harap John Rettob.

Kami mohon maaf atas kejadian ini karena sempat menimbulkan kekhawatiran, kegelisahan oleh keluarga di Timika tentang nasib keluarga Nakes yang ada di Alama. Atas nama Pemda saya sampaikan bahwa semua tenaga Nakes Puji Tuhan dalam keadaan aman dan sudah kembali ke rumah masing-masing untuk bertemu keluarga,” katanya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Bentrokan Meluas, Polres Mimika Evakuasi 200 Pendulang dari Mile 21

26 Agustus 2026 - 06:20 WIB

IMG 20260826 WA0012

KNPI Papua Tengah Ukir Sejarah, Pelantikan Perdana Digelar di Paniai

26 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IMG 20260826 WA0008

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

26 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260826 WA0003

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

26 Agustus 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260825 WA0011
Trending di Headline