Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama

Etty Welerbadge-check


					Pemda Mimika Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Pilot Glen Malcolm Conning di Distrik Alama Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, secara resmi menyatakan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Capt Pilot Glen Malcolm Conning yang ditembak  KKB di Distrik Alama,  Senin (05/8). Selain ucapan duka, Pemda Mimika juga menyatakan prihatin dan sedih melihat kondisi 8 tenaga Nakes dan 2 Tenaga Guru yang menjadi penumpang Helikopter tersebut.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika,  turut berbelasungkawa atas meninggalnya Capt Pilot Helikopter yang mengalami musibah di Distrik Alama. Pemerintah sangat prihatin dengan kejadian ini.

“Kita harapkan dengan kejadian ini, kedepan  tidak terulang kembali. Kami sedih atas situasi yang terjadi. Tetapi saya berharap kepada seluruh masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh situasi-situasi yang terjadi,” kata John Rettob melalui Pesan suara.

John Rettob menambahkan, disampaikan bahwa Helikopter Intan Angkasa digunakan oleh Pemerintah Daerah Mimika melalui Dinas Kesehatan, untuk melaksanakn pengiriman tenaga Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama dan mengantar kembali petugas ke Timika.

Pelaksanaan proses sift nakes yang bertugas di pedalaman dilakukan oleh Dinkes dengan program seperti ini, setiap sebulan sekali ada pertukaran tenaga Nakes dan seperti kejadian kemarin bahwa nakes yang bertugas di Alama diantar kembali ke Timika, selanjutnya Nakes yang dari Timika kembali ke Alama. Petugas yang sudah bertugas selama saty bulan disana akan kembali ke Timika.

Dalam penerbangan tersebut, ada 4 petugas Nakes yang membawa serta anaknya ke tempat tugas.

Saya sampaikan kepada semua masyarakat bahwa petugas Nakes yang bertugas di Alama semua dalam keadaan selamat dan baik. Mereka dievakuasi berjumlah 8 orang sudah berada di Timika. Jadi semua tenang, harap tidak terprovokasi oleh situasi ini,” harap John Rettob.

Kami mohon maaf atas kejadian ini karena sempat menimbulkan kekhawatiran, kegelisahan oleh keluarga di Timika tentang nasib keluarga Nakes yang ada di Alama. Atas nama Pemda saya sampaikan bahwa semua tenaga Nakes Puji Tuhan dalam keadaan aman dan sudah kembali ke rumah masing-masing untuk bertemu keluarga,” katanya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sikapi Gangguan Kamtibmas, Polres Mimika Tingkatkan KRYD

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

IMG 20260312 WA0024

250 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat Noken

12 Maret 2026 - 10:45 WIB

IMG 20260312 WA0024

Polres Mimika Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

12 Maret 2026 - 10:40 WIB

IMG 20260312 WA0027

Wakil Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026

12 Maret 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260312 WA0018

SKKP Survei Lokasi Pembangunan Dapur Makanan Bergizi Gratis di Nabire

12 Maret 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260312 WA0017
Trending di Headline