Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Jelang Lebaran, Harga Cabai di Timika Melonjak Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Etty Welerbadge-check


					Jelang Lebaran, Harga Cabai di Timika Melonjak Tembus Rp120 Ribu per Kilogram Perbesar

TIMIKA — Dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di Pasar Sentral Timika meningkat signifikan. Warga memadati pasar untuk membeli berbagai kebutuhan menjelang perayaan Lebaran.

Lonjakan permintaan turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama cabai rawit lokal yang kini mencapai Rp120 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu pedagang di Pasar Sentral, Beni, mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan merupakan hal yang kerap terjadi, terutama pada komoditas cabai.

“Dalam beberapa hari ini harga cabai terus naik, dan hari ini paling tinggi. Besok kemungkinan masih bisa berubah,” ujarnya saat ditemui, Kamis (19/03/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Sabelina Fitriani, bersama jajarannya melakukan pemantauan langsung ke Pasar Sentral.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa stok cabai rawit lokal sebenarnya masih mencukupi karena masa panen petani yang sedang tinggi. Namun, tingginya permintaan dari luar daerah dengan harga lebih mahal memicu petani dan pedagang menaikkan harga di pasar lokal.

“Cabai dari Timika banyak dikirim ke luar daerah dengan harga yang lebih tinggi. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Mimika,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag Mimika berencana mempertimbangkan pembatasan distribusi cabai ke luar daerah, termasuk komoditas lain yang berpotensi mengalami lonjakan harga.

Sementara itu, harga komoditas lainnya di Pasar Sentral terpantau relatif stabil, seperti bawang merah dan bawang putih di kisaran Rp60 ribu per kilogram, tomat Rp35 ribu per kilogram, serta sayuran hijau sekitar Rp5 ribu per ikat. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Bentrokan Meluas, Polres Mimika Evakuasi 200 Pendulang dari Mile 21

26 Agustus 2026 - 06:20 WIB

IMG 20260826 WA0012

KNPI Papua Tengah Ukir Sejarah, Pelantikan Perdana Digelar di Paniai

26 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IMG 20260826 WA0008

Ketua JPPN Papua Barat Daya Usul 3 Langkah Untuk Majukan Petani OAP

26 Agustus 2026 - 04:45 WIB

IMG 20260826 WA0004

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

26 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260826 WA0003

Dugaan Kiriman Miras ke Timika dan Asmat Terbongkar di Pelabuhan Pomako

26 Agustus 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260825 WA0011
Trending di Headline