Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Gubernur Papua Tengah Resmikan SLB Negeri Pembina, Komitmen Pendidikan Inklusif bagi Anak Disabilitas

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Resmikan SLB Negeri Pembina, Komitmen Pendidikan Inklusif bagi Anak Disabilitas Perbesar

NABIRE – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Papua Tengah tidak hanya diisi dengan upacara seremonial, tetapi juga ditandai dengan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan.

Bertempat di Mepa Boarding School, SP 2 Kali Semen, Nabire Barat, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa secara resmi meluncurkan SMP Negeri Pembina Provinsi Papua Tengah sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang merata dan inklusif.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, namun pemerintah memiliki peran utama dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

“Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memastikan bahwa setiap anak di Papua Tengah mendapatkan hak pendidikan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Peluncuran SLB Negeri Pembina ini secara khusus diarahkan untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak disabilitas di Papua Tengah, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

Dalam nuansa penuh makna, Gubernur juga menyampaikan harapan spiritual atas berdirinya sekolah tersebut.

“Dengan nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, kiranya sekolah ini menjadi berkat dan saluran pendidikan bagi anak-anak disabilitas di negeri ini, agar mereka memiliki masa depan yang sama seperti yang lain,” ungkapnya.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya SLB Negeri Pembina, diharapkan sistem pendidikan di Papua Tengah semakin terbuka, adaptif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News